Pages

Monday, November 12, 2018

Seperti Ini Foto Dekat Badai Abadi di Jupiter

INILAHCOM, Jakarta - Misi pesawat tak berawak milik NASA di Jupiter, Juno, berhasil memotret badai abadi planet raksasa tersebut dari jarak dekat. Seperti apa?

Roket satelit berhasil memotret badai raksasa di Jupiter dari dekat pada 29 Oktober 2018 ketika melakukan terbang keliling planet tersebut untuk kali ke-16.

Juno memotret badai abadi raksasa tersebut pada ketinggian 7.000 kilometer di wilayah North North Temperate Belt, planet Jupiter.

Juno adalah pesawat luar angkasa yang dijalankan oleh NASA dalam misi program New Frontiers ke planet Jupiter. Juno diluncurkan dari Cape Canaveral Air Force Station pada 5 Agustus 2011 dan tiba di Jupiter pada 5 Juli 2016.

Juno ditempatkan di orbit polar untuk mempelajari komposisi Jupiter, medan gravitasi, medan magnet, dan magnetosfer polar dari planet tersebut.

Bintik Merah Raksasa di Jupiter merupakan badai abadi yang berputar-putar tepat di sebelah Selatan dari khatulistiwa planet terbesar di Tata Surya kita tersebut. Badai ini sudah ada sejak umat manusia mampu mengamati Jupiter dengan teleskop.

Para astronom di masa lalu bahkan astronom modern saat ini belum tahu pasti kapan tepatnya badai abadi tersebut terbentuk.

Dalam catatan sejarah, astronom pertama yang mengamati badai di Jupiter ini adalah Robert Hooke tahun 1664, namun ia menggambarkan badai ini di belahan Utara Jupiter.

Selanjutnya, perhitungan yang lebih handal berasal dari astronom Giovanni Cassini, yang terkenal karena pengamatannya terhadap planet Saturnus. Cassini mengamati Saturnus (dan Jupiter) dengan teleskop rancangannya pada rentang tahun 1665-1713.

Berapa kecepatan badai Bintik Merah Raksasa di Jupiter? Menurut perhitungan yang paling presisi saat ini, kecepatan badai abadi di Jupiter bisa mencapai hampir 650 km/jam.

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2OFNwLs

No comments:

Post a Comment