
INILAHCOM, New Delhi - CEO Twitter Jack Dorsey menguak sedikit informasi terkait rencana perusahaannya untuk mengembangkan tombol edit.
Dalam acara yang diadakan di New Delhi, India, Dorsey mengatakan bahwa Twitter sedang mempertimbangkan untuk membuat tombol sebelum merealisasikannya. Ini bisa menjadi alat untuk membetulkan salah ketik atau typo.
"Anda harus memerhatikan penggunaan dari tombol edit. Banyak orang ingin tombol edit karena mereka ingin memperbaiki kesalahan yang mereka buat. Misalnya, salah ketik atau memberikan tautan yang salah," kata Dorsey, seperti dilansir The Next Web.
"Ini lebih mudah untuk direalisasikan daripada fitur yang memungkinkan seseorang untuk mengedit kicauan lama," imbuhnya.
Dia menambahkan bahwa idealnya Twitter juga akan membatasi jumlah pengeditan yang bisa dilakukan oleh pengguna. Karena jika tidak, pengguna akan memanfaatkan fitur ini untuk mengubah pernyataan salah yang mereka buat.
Menurut Dorsey, Twitter ingin membuat solusi yang menyelesaikan masalah dan menghilangkan apa yang dianggap sebagai 'halangan' di platform mereka.
"Kami telah mempertimbangkan hal ini selama beberapa waktu dan kami ingin melakukannya dengan benar. Kami tidak bisa terburu-buru meluncurkannya. Kami tidak bisa membuat fitur ini menjadi sesuatu yang menyulitkan rekam jejak umum," kata dia.
Memang, para pengguna telah meminta Twitter untuk membuat tombol edit. Bahkan selebritas Kim Kardashian pun menginginkan fitur tersebut.
Pada 2016 lalu, Dorsey mengatakan bahwa Twitter telah mempertimbangkan untuk membuat tombol edit. Namun, pada akhirnya, mereka tidak jadi meluncurkan fitur itu.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2QIGpnc
No comments:
Post a Comment