Pages

Friday, December 7, 2018

Akhir Tahun, Kurs Rupiah Letoi Rp14.500-Rp14.700

INILAHCOM, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap US$ sempat menguat, namun kembali terkapar. Hingga menjadi yang terlemah di Asia. Akhir tahun diprediksi terus melemah.

Ekonom Indef, Bhima Arya Yudhistira menyebut, pelemahan itu dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah faktor ekternal, yakni perang dagang antara China dan AS.

Pelemahan rupiah ini dipengaruhi faktor perang dagang AS China paska CFO Huawei perusahaan digital China ditangkap oleh otoritas Kanada," kata Bhima dalam pesan singkat, Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Selain itu, para pelaku pasar menunggu keputusan rapat The Fed pada 19 Desember 2018. Apakah Fed akan agresif atau justru dovish dalam kebijakan bunga acuan. "Spekulasi ini membuat investor menahan diri masuk ke Indonesia," kata dia.

Sementara dari dalam negeri, kata Bhima, adalah jelang akhir tahun aktivitas di pasar modal tidak tinggi. Banyak pelaku pasar yang melakukan aksi profit taking dengan jual saham. "Outlooknya sampai akhir tahun rupiah bergerak di 14.500-14.700," kata dia. [ipe]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2PqdOkX

No comments:

Post a Comment