
INILAH.COM, Jakarta-Aluna Rifani menjadi wakil Republik Indonesia yang dikirim oleh Yayasan El Jhon Indonesia di ajang Miss Intercontinental 2018. Kontes kecantikan ini akan digelar di Filipina mulai 27 hingga 29 Januari 2019.
Aluna Rifani merupakan Miss Intercontinental Indonesia 2018 yang diselenggarakan oleh yayasan El John Indonesia.
Miss Intercontinental 2018 diikuti oleh 90 finalis dari seluruh dunia. Sebelum masuk babak grand final, para finalis terlebih dahulu akan mengikuti program karantina pada tanggal 8 hingga 25 Januari 2019. Sementara itu, Corronation Night atau Malam Penobatan akan diselenggarakan pada 26 Januari 2019 di Mall of Asta (MOA) Arena, Filipina.
"Jadi nanti ada sesi debat, Power of Beauty di mana aku sudah banyak sekali penelitian soal itu. Kebetulan aku dulu pernah ikut Model United Nations di Harvard dan itu aku jadi bagian dari komisi wanita. Kita bahas mengenai tentang kosmetik ya dan banyak sekali pemahaman sekali tentang itu," kata Aluna kepada awak media di Jakarta, baru-baru ini.
Kontes kecantikan tingkat dunia ini turut didukung oleh sejumlah desainer kenamaan Indonesia. Mereka terlibat dalam pembuatan busana yang akan di kenakan Aluna selama kontes berlangsung.
Busana Evening Gown Aluna ditangani oleh Anaz Khairrunaz, Windy Chandra dan Lukman Abadi. Sementara itu National Costume dipercayakan pada lnggi Kendran. Busana-busana yang akan dikenakan Aluna itu merupakan bagian untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.
"National costume kita dibuat oleh Kak Inggi Kendran dengan tema 1001 budaya Indonesia. Karena aku miss terakhir yang diberangkatkan penutup tahun dan pembuka, akhinya menjadi penuturan juga dari sebuah karya dikumpulkan sebuah budaya. Dari mahkotanya kan ada budaya Padang, Dayak, Jawa, jadi semuanya jadi satu. Yang di belakangnya itu ada burung merak," papar Aluna.
Selain mental, Aluna juga menyiapkan fisik dengan melakukan diet agar bentuk tubuhnya proporsional.
"Dari awal tetap ya fisik jadi penilaian nomor 1. Aku banyak sekali menjaga makam diet yang sehat menjaga makan di mana debelumnya aku 70 kilogram, sekarang 50 kilogram," ujar Aluna.
Keberangkatan Aluna di kontes kecantikan tersebut tak lepas berkat yayasan El John Indonesia lewat program bernama Panggung Dunia. Program inilah yang digunakan untuk memperkenalkan pemenang kontes putri atau model yang diselenggarakan EI John Pageants sebagal wakil Indonesia di setiap kontes kecantikan dunia.
"Selama ini Yayasan El John menjadi Yayasan di Indonesia yang paling banyak memiliki lisensi kontes kecantikan dunia. Jumlahnya mencapai 15 lisensi dan hingga saat ini, Yayasan El John Indonesia terus aktif mengirimkan putri-putri binaannya ke kontes-kontes tersebut," terang Johnnie Sugiarto, founder dari Yayasan El John Indonesia. [adc]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2QZJX7Z
No comments:
Post a Comment