Pages

Thursday, December 6, 2018

Andi Arief: Prabowo Harus Sabar Hadapi Pers

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief mengingatkan kepada calon Presiden Prabowo Subianto agar lebih sabar menghadapi gejala set back pers Indonesia. Menurut dia, Prabowo harus bisa bijaksana.

"Saran saya Pak Prabowo harus lebih sabar menghadapai gejala set back pers Indonesia. Saya bisa memahami kemarahannya, tapi saya kira inilah saatnya bijaksana menghadapi situasi seburuk apapun," kata Andi Arief melalui twitternya yang dikutip INILAHCOM, Kamis (6/12/2018).

Karena, kata Andi Arief, masih banyak upaya yang dapat dilakukan Prabowo. Menurut dia, kalau pun banyak media sudah bersikap membela Jokowi maka masih banyak jutaan masyarakat yang memegang handphone dan hampir bermain sosial media.

"Kalaupun banyak media sudah bersikap membela Pak Jokowi bukankah masih ada 13,4 pemegang HP yang hampir semua bersosial media. Sabar pada wartawan dan media, masih ada upaya lain menggunakan agresifitas pengguna sosial media --minimal yang 13,4 jt pengguna," ujarnya.

Ia mengatakan dulu era Presiden Soeharto (Pak Harto) semua media dikuasai tidak berdaya hadapi selebaran dan pionir internet. Bahkan, pernah ada revolusi yang alatnya xeroxisme foto copy di Iran.

"Arab Spring gunakan sosial media, people power setelah marcos di filipina gunakan sms. Sabar hadapi media yang telah berposisi," jelas dia.

Memang, kata Andi Arief, saat ini dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) keadaan tidak normal. Padahal, Jokowi berlatar belakang dari sipil sehingga sangat berbeda dengan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berlatar belakang militer berjalan normal.

"Keadaan memang tidak normal di bawah Presiden Jokowi. Apapun Demonstrasi jaman SBY tidak dilarang, tidak pernah ada Media yang ditelp untuk tidak menyiarkan. Itulah jaman normal. Presiden dari TNI memberi jalan pers sebebas-bebasnya," tandasnya.

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2Eg3MlA

No comments:

Post a Comment