
INILAHCOM, Jakarta - Industri sawit berkonstibusi signifikan terhadap negara. Tidak salah bila perlu dilanjut dan ditingkatkan. Namun, perlu strategi serta dukungan banyak pihak, termasuk Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS).
Direktur BPDP-KS, Herdrajat Natawijaya, mengatakan, sebagai salah satu badan pemerintah, BPDP-KS memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan industri minyak sawit. Salah satunya upaya peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat, melalui dukungan pendanaan replanting perkebunan kelapa sawit milik petani.
"Petani kelapa sawit, memiliki peran penting bagi pertumbuhan perkebunan kelapa sawit nasional, dimana luas lahan perkebunan kelapa sawit nasional sebesar lebih dari 42% merupakan milik petani," kata Herdrajat dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (13/12/2018).
Dia bilang, pemerintah sudah mendorong peranan pasar domestik dengan menggenjot konsumsi minyak sawit, melalui program mandatori biodiesel 20% (b20). Secara bertahap, konsumsi biodiesel naik. Saat ini, pemerintah baru menerapkan B20 terhadap penggunaan biodiesel nasional.
Senior Advisor Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Abetnego Tarigan berpandangan senada. Dia bilang, pemerintah sangat concern untuk menumbuhkan perkebunan sawit milik rakyat. Di mana, sebagian besar rakyat Indonesia berperan besar sebagai petani sawit yang mengolah lahannya untuk mencari penghidupan.
Melalui pengelolaan perkebunan sawit yang berkelanjutan, kata dia, praktek budidaya menanam sawit akan menghasilkan panen Tandan Buah Segar (TBS) yang lebih baik. "Produktivitas hasil panen perkebunan kelapa sawit milik petani akan menjadi lebih baik dan masa depannya akan lebih sejahtera," kata Abetnego.
Praktek budidaya terbaik dan berkelanjutan, menurut Direktur Mutu Certification, Irham Budiman, menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perkebunan kelapa sawit rakyat. Sebab, petani kelapa sawit membutuhkan banyak dukungan dari berbagai pihak, supaya kebun sawitnya berhasil.
"Praktek budidaya terbaik dan berkelanjutan harus dilakukan petani kelapa sawit, supaya hasil panen petani dapat menyejahterakan kehidupannya. Apalagi, masa depan sertifikasi ISPO, RSPO dan ISCC dapat membantu meningkatkan hasil jual TBS milik petani," jelas Irham.
Sekretaris Jenderal Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Mansuetus Darto, mengharapkan adanya perbaikan kesejahteraan petani sawit. Di mana, kemampuan praktek budidaya dan akses pasar petani kelapa sawit dapat lebih meningkat.
"Petani kelapa sawit, sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama pemerintah dan perusahaan perkebunan. Peningkatan kapasitas petani dan akses pasar hasil panen, juga harus terus ditingkatkan," ujar Darto.
Pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan, juga menjadi kunci sukses bersama, bagi pertumbuhan usaha perkebunan kelapa sawit Indonesia, demi menyuplai kebutuhan pasar minyak nabati dunia. [tar]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2EhdL9m
No comments:
Post a Comment