Pages

Tuesday, December 11, 2018

Bursa Saham Asia Berakhir Variatif

INILAHCOM, Beijing - Saham China membuat keuntungan tentatif pada berita perdagangan karena Nikkei Jepang terputus-putus di bursa saham Asia pada perdagangan Selasa (11/12/2018).

Tolok ukur bursa saham China telah mulai lebih tinggi di tengah dan awal sesi yang secara keseluruuhan juga mengalam perdagangan yang variatif untuk bursa Asia. Sedangkan ekuitas daratan mungkin dibantu oleh berita perdagangan terbaru.

AS dan China memulai putaran terakhir pembicaraan perdagangan Senin malam dengan panggilan telepon, yang melibatkan Menteri Keuangan, Steven Mnuchin, Perwakilan Perdagangan AS, Robert Lighthizer dan Wakil Perdana Menteri China, Liu He.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa tiga pejabat senior membahas pembelian produk pertanian China. Materi lain tentang perubahan kebijakan ekonomi fundamental China selama panggilan telepon, menurut orang-orang akrab dengan percakapan. Mereka tidak memberikan detail lebih lanjut ke Journal.

Shanghai Composite SHCOMP, + 0,37% naik 0,1% dan Shenzhen 399106, + 0,85% Komposit 0,4% setelah patokan itu tertinggal di China kemarin. Keuangan memimpin kenaikan, sementara produsen obat telah stabil setelah kemerosotan baru-baru ini.

Tetapi sebagian besar chip biru, karena korelasi mereka yang lebih tinggi dengan iklim ekonomi makro, mungkin masih tertutupi oleh pertumbuhan ekonomi yang melambat, kata Soochow Securities. Ia mengharapkan teknisi menjadi salah satu titik terang terbatas pada 2019 untuk saham China.

Analis Nomura merekomendasikan investor berhati-hati di China. "Kami percaya pasar menaruh terlalu banyak harapan pada kecepatan, skala, ruang lingkup dan efisiensi dari langkah-langkah stimulus Beijing, dan bahwa mereka mungkin tidak siap untuk perlambatan yang jauh lebih buruk di Q2."

"Seperti mereka yang terlalu bearish di China beberapa tahun yang lalu, kami memperingatkan bahwa mereka yang terlalu bullish mungkin terbukti sama salah," kata bank investasi.

Nikkei NIK, -0,34% lagi berkinerja buruk di pasar Asia lainnya, dengan patokan saham Jepang turun 0,6%, dengan transportasi dan bank turun hampir 1%. Sementara itu, Sony 6758, + 0,72% turun 1,2% meski terjadi lonjakan pada Senin di nama teknologi AS. Tetapi beberapa pembelaan berada di hijau, dengan perdagangan makanan dan ritel naik sekitar 0,5%.

Saham Singapura termasuk di antara mereka yang menurun lebih lanjut pada Selasa di Asia karena ekuitas di kawasan itu secara umum berjuang untuk arah. Indeks Straits Times, STI, -0,37%, yang mencatat penutupan terendah dalam lebih dari 2 pekan kemarin, turun lebih jauh 0,3%.

Saham sektor bank tertinggal, dengan UOB UOBKH, + 0,00% turun 1,1%. Tapi Singapore Air C6L, + 0,32% naik 0,3% berkat penurunan semalam segar dalam harga minyak.

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2QmvaES

No comments:

Post a Comment