
INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pembukaan Kongres XIII Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) di Istana Negara, Jakarta pada Selasa (11/12/2018).
Menurut dia, akuntan memiliki peran yang sangat penting untuk mengawal fiskal dan ekonomi lebih produktif.
"Akuntan memiliki peran penting untuk pembangunan yang berkesinambungan, karena ekonomi negara yang sehat dan efisien harus memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas. Disinilah letak sentral akuntan agar ekonomi negara dikelola dengan sehat," kata Jokowi.
Jokowi menceritakan pengalaman 4 tahun lalu ketika diberi amanah menjadi Presiden RI. Saat itu, pemerintah memutuskan subsidi BBM dipangkas dan dialihkan kepada belanja produktif serta belanja-belanja operasional dialihkan ke belanja produktif.
"Saya akui upaya untuk mengawal fiskal dan ekonomi lebih produktif bukan pekerjaan yang mudah dan banyak pihak sudah bekerja keras untuk menyelesaikan ini. Saya tahu akuntan punya peran yang penting dalam upaya pengalihan dari konsumtif jadi produktif," ujarnya.
Jokowi mengaku setuju akuntabilitas adalah kata kunci dalam pengelolaan keuangan, setuju baik dalam pengelolaan keuangan negara maupun pengelolaan perusahaan atau korporasi. Namun, akuntabilitas tidak hanya menyajikan laporan keuangan yang wajar.
"Tapi juga berfungsi bagi pemangku kepentingan untuk terhindar dari upaya penyelewenangan dan penyimpangan dan dalam pengelolaan keuangan. Saya juga setuju efisiensi penting dalam pengelolaan keuangan," jelas dia.
Selain itu, Jokowi mengatakan kecepatan, orientasi pada hasil juga sangat penting. Karena, dalam dunia global yang berubah sangat cepat ini adalah kata kunci untuk memenangkan persaingan.
"Saya selalu menyampaikan negara yang besar belum tentu mengalahkan yang kecil. Negara yang kaya belum tentu mengalahkan negara yang miskin, atau orang kaya juga belum tentu mengalahkan yang miskin. Tapi, sekarang ini yang cepatlah yang pasti mengalahkan yang lamban," tandasnya.[jat]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2QNcGwD
No comments:
Post a Comment