Pages

Monday, December 10, 2018

Jonan Minta Pertamina Lirik Bisnis Petrokimia

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan mengamini, ada beberapa pihak yang mengkhawatirkan pembangunan kilang oleh Pertamina. Sebab, ke depan tengah dikembangkan teknologi mobil listrik.

"Ada kekhawatiran kalau Pertamina (bangun kilang dan) kalau (nanti mobil) listrik mulai berkembang buat apa bangun kilang," kata Jonan di Kantor Pertamina, Jakarta, Senin (10/12/1018).

Namun, kata Jonan, kekhawatiran terkait pembangunan kilang musti dipinggirkan. Sebab, pembangunan kilang ini adalah untuk ketahanan energi di dalam negeri. Selain itu, kegunaan kilang bukan hanya untuk mengolah minyak. Melainkan untuk pengolahan Petrokimia.

Dengan demikian, pemerintah berharap Pertamina (Persero) bisa menjadi pemain utama dalam industri Petrokimia yang selama ini harus dipenuhi dari impor.

Apalagi menurut Jonan, setelah sektor hulu Pertamina sulit bersaing lantaran produksinya yang terus menurun, kini petrochemical bisa jadi sektor alternatif untuk dikuasai, minimal secara nasional.

"Hulu migas sudah lama tidak jadi tuan rumah, jadi saya harapkan ini (petrokimia) bisa lebih maju," kata Jonan.

Menurut Jonan posisi Arcandra Tahar sebagai Wakil Menteri ESDM juga tidak lepas dari strategi dan tujuan pemerintah untuk membuat Pertamina bisa berkembang di industri petrochemical.

"Waktu Wamen ESDM tugaskan ke sini (Pertamina), saya bilang Pertamina harus didorong ke industri petrokimia," ungkap dia.

Demikian juga Menteri Koordinator Bidang Perekenomian Darmin Nasution menyebut, ada harapan besar pemerintah terhadap kilang Bontang. Dia menuturkan Indonesia sudah lama menunggu adanya kilang, apalagi kalau dikombinasikan dengan petrokimia.

Darmin menjelaskan ada tiga kelompok besar industri yang belum banyak dihasilkan dalam negeri sehingga dipenuhi dari impor. Ini yang sebabkan pertumbuhan impor lebih cepat ketimbang pertumbuhan ekspor.

"Seperti sekarang impor naik sekarang 22% per tahun, eskpor 8%-9 % kenapa impor tinggi naik, karena kita tidak hasilkan 3 kelompok industri besi baja, Petrokimia , industri kimia dasar termasuk farmasi," ujar Darmin. [jin]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2G9eagu

No comments:

Post a Comment