
INILAHCOM, Jakarta - Anak Usaha Pupuk Indonesia, PT Pupuk Kaltim berhasil meraih penghargaan Proper Nasional peringkat Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Penghargaan ini sebagai komitmen pada pengelolaan lingkungan, pemanfaatan sumber daya yang efisien, serta pemberdayaan masyarakat. Selain Proper Emas, Proper Hijau juga diraih oleh Pupuk Kujang dan Pupuk Sriwidjaja Palembang. Sedangkan Proper Biru diraih oleh Petrokimia Gresik dan Pupuk Iskandar Muda.
"Sebagai Perusahaan yang bergerak dalam industri manufaktur, penilaian Proper dari KLHK ini penting untuk menunjukan bahwa pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh Pupuk Indonesia bersama dengan Anak Usaha sudah sesuai dengan aturan Pemerintah. Selain itu, Penghargaan Proper emas dan hijau ini membuktikan bahwa tanggung jawab kami terhadap lingkungan dan masyarakat telah lebih dari taat (Beyond compliance)," kata Direktur Utama Pupuk Indonesia, Aas Asikin Idat, Jakarta, Jumat (28/12/2018).
Penghargaan Proper Emas diberikan Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, dan diterima Direktur Utama Pupuk Kaltim, Bakir Pasaman. Sedangkan Proper Hijau diterima Direktur Produksi Pupuk Sriwidjaja Palembang, Filius Yuliandi dan GM Produksi Pupuk Kujang, Ariffianto. Untuk Proper Biru diterima GM Produksi Petrokimia Gresik, Taufik Hidayat dan GM Produksi Pupuk Iskandar Muda, Yuanda Wattimena.
Disampaikan Bakir, keberhasilan Pupuk Kaltim mempertahankan predikat Emas, merupakan wujud konsistensi Perusahaan dalam mengedepankan aspek Continous Improvement, melalui inovasi di segala bidang. Pupuk Kaltim tidak hanya mengikuti standar yang ditetapkan, namun juga praktik terpadu dan berkelanjutan sebagai implementasi corporate sustainability.
"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kerjasama solid antara Direksi, Manajemen dan seluruh karyawan, yang konsisten mengedepankan aspek lingkungan melalui penerapan industri hijau dalam aktivitas produksi," kata Bakir.
Penghargaan ini diharap Aas dapat memacu semangat serta motivasi seluruh insan Pupuk Indonesia Grup untuk terus melakukan inovasi di berbagai bidang, utamanyauntuk dapat mencapai keberlanjutan (sustainability) dengan penggunaan sumber daya yang efisien, meminimalkan dampak negatif aktivitas industri ke lingkungan dan pemberdayaan masyarakat untuk mencapai kemandirian.
"Pendekatan Beyond Compliance dalam sistem manajemen lingkungan juga memasukkan unsur pemberdayaan masyarakat yang mampu menjadi nilai tambah bagi Perusahaan," tambah Aas.
Aas memastikan, Pupuk Indonesia Grup akan selalu meningkatkan performa melalui gagasan serta pengembangan program yang berjalan sebagai dorongan pengelolaan lingkungan hidup sekaligus peningkatan daya saing Perusahaan, dengan mempertahankan prestasi yang berhasil diraih.
"Pupuk Indonesia Grup akan terus berupaya untuk terus melakukan pengembangan bagi masyarakat dan lingkungan, sebagai wujud kontibusi aktif Perusahaan bagi bangsa dan negara," tutup Aas.
Informasi saja, Proper Nasional peringkat Emas berhasil diraih Pupuk Kaltim sejak 2017, setelah empat kali berturut mendapat predikat Hijau. Sedangkan Pupuk Sriwidjaja Palembang mempertahankan peringkat Proper Hijau sejak 2011 dan Pupuk Kujang sejak 2012.
Keberhasilan tersebut tak lepas dari tujuan perusahaan untuk mencapai keberlanjutan (sustainability), melalui tiga pilar yaitu Profit, People, dan Planet, yang terwujud dalam aktivitas produksi yang ramah lingkungan dan pemberdayaan masyarakat untuk mencapai kemandirian. [ipe]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2EVYkV2
No comments:
Post a Comment