
INILAHCOM, Jakarta - PT. Pertamina (Persero) belum menurunkan harga bahan bakar (BBM) nonsubsidi, seiring penurunan harga minyak mentah dunia belakangan ini.
Sekertaris Perusahaan Pertamina, Syahrial mengatakan, perusahaanya saat ini masih melakukan evaluasi dan melihat pergerakan harga minyak mentah dunia sebelum menentukan penurunan harga.
"Jadi harga BBM itu kan kami evaluasi. Kami kan banyak urusannya. Produknya banyak. Ada PSO dan Non PSO. kami masih review, kaji dulu," kata Syahrial di Kementerian ESDM, Senin (17/12/2018).
Menurut dia, acuan harga di upstream tidak serta merta mempengaruhi harga di downstream. "Itu enggak otomatis harga di upstream bergerak. Kan kita basisnya MOPS. Bukan acuan WTI atau Brent," ujar dia.
Syahrial menjelaskan pegerakan harga juga perlu dilihat dalam jangka waktu tertentu. Ia menjelaskan, Pertamina perlu mengevaluasi pergerakan harga tidak dalam jangka waktu sebulan dua bulan.
"Kan ada time lapsenya. ini lagi kita review. Tiba tiba naik lagi gimana. Ini kan kebijakan kita bagaimana menyikapi fluktuasi ini. ini perlu kajian kajian. Bulan depan bergerak gak," ujar Syahrial.
Apalagi, kata Syahrial minyak yang saat ini dimiliki oleh Pertamina bukan minyak dengan harga acuan hari ini. Stok yang dimiliki Pertamina merupakan minyak yang dibeli dengan acuan harga kontrak jual beli lama.
"Ya kan crude kita kan harga lama. Stok kita itu harga crude bulan lalu. Dilihat saja," ujar Syahrial.
Sementara Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, Djoko Siswanto mengatakan, sejumlah Badan Usaha BBM lainnya sudah menurunkan harga BBM nya. Terakhir, 13 Desember kemarin Shell sudah menurunkan harga jual BBMnya.
"Shell sudah, semua sudah. Tinggal Pertamina aja, tanya Bu Nicke deh," ujar Djoko. [jin]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2EzF8MY
No comments:
Post a Comment