
INILAHCOM, Banyuwangi - Rasa sakit tak menghalangi niat Rahmadani Fitria untuk datang dalam seleksi lanjutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Banyuwangi. Dia, harus rela mengerjakan soal Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) di dalam mobil ambulance.
Pasalnya, peserta dengan formasi cumlaude untuk auditor ini baru saja melakukan operasi caesar atas kelahiran anaknya.
"Sebenarnya jadwal tes saya hari Minggu pagi, tapi karena hari itu mengalami kontraksi akan melahirkan, atas kebijakan panitia saya diperbolehkan ikut tes terakhir. Dan hari ini baru ikut tes, alhamdulilah masih diberikan kesempatan untuk memperebutkan nasib menjadi PNS. Mudah-mudahan saya bisa lolos," katanya, Selasa (11/12/2018).
Fitria merupakan salah satu dari 698 peserta yang lolos seleksi tahap akhir. Mereka telah mengikuti seleksi SKB yang diadakan di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banyuwangi selama empat hari. Mulai 9-11 Desember 2018, dengan empat sesi tiap harinya.
"Hari ini Selasa (11/12) adalah hari terakhir bagi peserta yang mengikuti SKB. Dari tes ini mereka bisa langsung melihat hasilnya di komputer," kata Kepala BKD Banyuwangi, Nafiul Huda.
Tahun 2018 ini, kata Huda, Banyuwangi menerima 600 tenaga CPNS baru. Dari total 5.122 pendaftar, yang berhasil lolos seleksi administrasi mencapai 3.279 orang dan yang lolos seleksi SKD ada 833 orang.
"Dari jumlah tersebut yang berhasil melaju ke babak SKB ada 698 orang. 135 lainnya, merupakan pelamar formasi eks Honorer Kategori Dua (K-2) yang lolos SKD. Berdasar ketentuan, mereka tidak mengikuti SKB alias bagi pendaftar CPNS eks honorer K-2 tidak berlaku SKB dan langsung pemberkasan," terang Huda,
Seperti diketahui, seleksi CPNS 2018 dilakukan cukup ketat untuk menghasilkan para abdi negara yang kompeten dan memiliki kualifikasi tinggi. Mulai seleksi tahap awal, tepatnya seleksi administrasi, pemkab menetapkan syarat indeks prestasi kumulatif (IPK) sangat tinggi. Diantaranya Indek IPK minimal harus 3,5 untuk perguruan tinggi terakreditasi C. IPK 3,25 untuk akreditasi B dan IPK 3,00 untuk akreditasi A. [beritajatim]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2GchCap
No comments:
Post a Comment