
INILAHCOM, Jakarta - Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier mengatakan, proyeksi pendapatan negara tahun 2018 bisa tembus 100% dari target APBN bukan karena kinerja Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Tapi, karena ditopang dari sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
"Yang naik melampaui target itu adalah PNPB. itu karena kenaikan harga-harga komoditas, sebetulnya pemerintah gak kerja apa-apa, itu memang ada perbaikan harga komoditas di pasar internasional sehingga penerimaannya itu, batu bara dan sebagainya itu ya, menjadi naik," kata Fuad dalam diskusi yang bertajuk nestapa ekonomi Indonesia, Rabu (19/12/2018).
Adapun pemerintah memproyeksikan pendapatan negara satu tahun penuh akan mencapai Rp 1.936 triliun dari target APBN Rp 1.894 triliun.
Nah, untuk penerimaan pajak, kata Fuad, pemerintah harus melakukan evaluasi. Itu karena penerimaan tak pernah mencapai target. Bahkan, di tahun 2018 pun kekurangaan penerimaan pajak ditopang oleh penerimaan PNBP.
Menurut mantan Dirjen Pajak ini yakin bahwa target penerimaan pajak yang sebesar Rp 1.424 triliun tidak akan tercapai. Mengingat realisasi per akhir November baru mencapai Rp 1.136,62 triliun. Raihan tersebut sebanyak 79,82% dari target.
"Pertanyaannya adalah apakah dalam 20 hari sisa ini sampai dengan akhir bulan, targetnya akan tercapai atau tidak. Saya pesimis kalau itu bisa tercapai," kata dia. [jin]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2QGWo9p
No comments:
Post a Comment