
INILAHCOM, Doha - Qatar, salah satu produsen minyak di emirat Arab mengatakan akan menarik diri dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak per 1 Januari 2019.
Pengumuman itu, hanya beberapa hari sebelum pertemuan penting OPEC, dibuat oleh Saad Sherida Al-Kaabi, Menteri Negara Urusan Energi, pada konferensi pers di Doha, menurut akun Twitter Qatar Petroleum milik negara. Menteri Saad mengatakan bahwa OPEC telah diberitahu tentang keputusan negaranya.
"Keputusan penarikan mencerminkan keinginan Qatar untuk memfokuskan upaya pada rencana untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi gas alam dari 77 juta ton per tahun menjadi 110 juta ton di tahun-tahun mendatang," kata Al-Kaabi, menurut akun Twitter itu, Senin (3/12/2018) seperti mengutip marketwatch.com.
Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate CLF9, + 5,01% naik US$2,53, atau hampir 5%, menjadi US$53,46 per barel. Sementara Brent futures LCOG9, + 5,44% naik US$2,73, atau 4,6% menjadi US$62,19 per barel.
No comments:
Post a Comment