
INILAHCOM, Padang - Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar membantah bahwa kebijakan BBM Satu Harga membuat PT Pertamina (Persero) merugi, bahkan nyaris bangkrut. Benarkah atau hoax saja?
"Beredar di whatsapp grup BBM Satu Harga membangkrutkan Pertamina, itu tidak benar karena biayanya kecil," kata dia di Padang, Sumatera Barat, Kamis (24/1/2019).
Pernyataan tersebut disampaikan Arcandra pada kuliah umum dengan tema Kearifan Lokal Dalam Pengembangan Energi Nagari di Universitas Bung Hatta yang dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Wali Kota Padang Mahyeldi dan undangan lainnya.
Menurut dia, dari 131 titik BBM Satu Harga di seluruh Indonesia, biayanya kurang dari Rp800 miliar per tahun dan angka itu masih kecil dibandingkan keuntungan yang diperoleh Pertamina.
Pemerintah menargetkan 170 titik di seluruh Indonesia agar warga di Papua, Mentawai dan pulau terluar bisa menikmati harga yang sama, kata dia.
Ia menyampaikan sejak Indonesia merdeka baru kali ini warga pulau terluar bisa menikmatinya. "Jadi sekali lagi tidak benar kalau BBM satu harga bikin Pertamina bangkrut, kecuali bagi mereka yang percaya dengan whatsapp grup," ujarnya.
Candra, sapaan akrabnya menyampaikan, bulan depan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan meresmikan BBM Satu Harga di Mentawai, Sumatera Barat.
"Dulu sebelum kebijakan ini di Papua warga setempat harus mengeluarkan uang Rp100 ribu untuk membeli satu liter BBM dan di Mentawai sekitar Rp25 ribu, dengan adanya kebijakan ini warga bisa membeli seharga Rp6.450," ujarnya. [tar]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2Wfhsmt
No comments:
Post a Comment