Pages

Tuesday, January 29, 2019

Beri Warna Baru, Ini Juara Go Ahead Challenge 2018

INILAH.COM, Jakarta-Kompetisi kreatif bagi para pelaku seni Go Ahead Challenge (GAC) 2018 baru saja dihelat, Sabtu (26/1) di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan. Ajang ini melahirkan kreator-kreator baru yang akan memberi warna baru industri kreatif di Tanah Air.

Malam penganugerahan Go Ahead Challenge 2018 berlangsung meriah dengan penampilan pertunjukan sejumlah band serta tentunya penampilan 18 karya finalis "Go Ahead Challenge: Karya Gak Tau Batas" yang telah dikurasi oleh 8 kurator ternama, seperti: Anton Ismael, Widi Puradireja, Jason Ranti, Bill Satya, Naufal Abshar, Kendra Ahimsa, William Gozali, dan Martin Natadipraja.

Karya-karya yang ditampilkan tak lepas dari proses seleksi serta workshop di Creative Academy yang dilakukan selama sepekan dengan ketat. Creative Academy berlangsung mulai tanggal 20-26 Januari 2018.

Menariknya, penilaian bagi para finalis tidak hanya kurator saja yang berhak memilih, pengunjung pun bisa melakukan voting melalui koin yang diberikan oleh panitia.

Setelah melalui berbagai proses, Go Ahead Challenge 2018 menobatkan 4 pemenang dan 2 pemenang favorit dari berbagai daerah. Mereka adalah: Gabriela Fernandez (Musik) dari Yogyakarta, Faiz Aditya Rahman (Visual Art) dari Jakarta, Muhammad Fahaad (Visual Art) dari Maluku, Rinto Saputra (Fotografi) dari Balikpapan, Biru Tamalea (Musik) dari Balikpapan dan Dandi Widi (Fotografi) dari Jakarta. Lahirnya para jawara di bidang kreatif tersebut diharapkan memacu generasi muda Tanah Air dan menciptakan warna baru dalam industri seni di Tanah Air.

Malam penganugerahan "Go Ahead Challenge 2018: Karya Gak Tau Batas" 2018, dimeriahkan band-band indie yang sudah tak asing lagi, seperti Crayola Eyes, Wake Up Iris, Feast, Onar dan Videostarr.

Faiz Aditya Rahman (Visual Art) salah satu jawara asal Jakarta, mengucap syukur atas kemenangan yang diraihnya. Melalui ajang ini, dia mendapat banyak pengalaman dan jaringan untuk berkarya ke depannya, terlebih dia baru saja tinggal di Jakarta.

"Bersyukur bisa diaparesiasi karyanya, karena menjadi bagian dalam acara ini sudah bangga dan berkesan. Kita dibawa kepada sebuah pengalaman yang sangat berguna ketika terjun ke industri langsung," kata Faiz di sela-sela acara.

"Saya sendiri dimentori Mas Widi, diajak melihat Gugun Blues Shelter yang lagi rekaman untuk album mereka, dan untuk output sebelum kita lulus dari sini kita sudah membuat karya ke depan. Sudah merencanakan untuk berkarya bersama dengan finalis lain," Faiz, menambahkan. [adc]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2CSar1X

No comments:

Post a Comment