
INILAHCOM, Jakarta - Kepala BNPT, Suhardi Alius mengatakan pihaknya juga akan melakukan monitoring terhadap sel-sel teroris yang tidur. Karena, jangan meremehkan jaringan terorisme.
"Iya itu salah satunya (memantau sel tidur). Monitoring itu penting, jangan underestimate. Di seluruh dunia semua sama, negara maju juga masuk (terorisme)," kata Suhardi di Jakarta, Kamis (24/1/2019).
Menurut dia, media sosial juga akan terus dipantau karena semua masyarakat sekarang bermain media sosial. Bahkan, dengan alat komunikasi handphone semua sudah bisa berinteraksi seluruh dunia.
"Ini yang diantisipasi, karena semua lewat sosial media. Dimana ada sinyal, disitu ada bermain semuanya, orang berinteraksi dengan medsos," ujarnya.
Dengan demikian, Suhardi mengatakan sampai saat ini BNPT ada sekitar 780 duta damai dari anak-anak milenial yang umurnya masih muda. Menurut dia, mereka memberikan pesan damai dengan bahasa gaya anak-anak muda.
"Jangan pakai bahasa birokrasi, enggak masuk. Ini kita sebarkan. Bahkan, duta BNPT ini kita syaratkan bisa berbahasa Inggris dan presentasi dengan Bahasa Inggris agar rangenya luas dan bisa interaksi saling mengingatkan. Ini yang saya harapkan," tandasnya.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2CKsmaQ
No comments:
Post a Comment