
INILAHCOM, Tokyo - Pasar saham Asia jatuh, pada akhir perdagangan hari Selasa (29/1/2019), setelah Departemen Kehakiman AS memberikan dakwaan pidana terhadap anak perusahaan dan eksekutif puncak Huawei China, menjelang pembicaraan perdagangan.
Indeks Nikkei 225 NIK Jepang, + 0,08% tergelincir 0,7% dan Kospi SEU, + 0,28% di Korea Selatan turun 0,2%. Indeks Hang Seng Hong Kong HSI, -0,16% lebih rendah 0,5%. Indeks Shanghai Composite SHCOMP, -0,10% turun 0,5%.
Indeks ASX 200 di bursa Australia, -0,53%, dibuka kembali setelah liburan, berkurang 0,4%. Saham jatuh di Taiwan Y9999, -0,82% dan STI Singapura, -0,37% tetapi naik di Indonesia JAKIDX, -0,37%.
Di antara saham individu, SoftBank Group 9984, + 1,54%, Sony 6758, -0,45% dan Nintendo 7974, + 1,67% menurun di perdagangan Tokyo. Samsung 005930, + 1,00% dan pembuat baja Posco 005490, -0,19% tergelincir di Korea Selatan.
Operator kasino Galaxy Entertainment 0027, + 0,69% dan pemasok Apple AAC 2018, + 2,41% naik di Hong Kong, sementara Geely Automobile 0175, -4,09% dan produsen minyak CNOOC 0883, -3,07% jatuh. Taiwan Semiconductor 2330, -2,84% jatuh setelah laporan bahwa cacat bahan kimia telah merusak produksinya.
Saham AS jatuh pada Senin di tengah tanda-tanda bahwa pertumbuhan Tiongkok yang melambat memengaruhi perusahaan Amerika. Caterpillar CAT, -9,13%, dianggap sebagai penentu arah ekonomi, melaporkan laba yang lebih lemah dari yang diperkirakan untuk kuartal keempat 2018.
Perusahaan mengatakan pihaknya memperkirakan pertumbuhan penjualan peralatan konstruksi di China akan datar tahun ini. Pembuat chip Nvidia NVDA, -13,82% memangkas estimasi pendapatan kuartal keempatnya, mengutip perlambatan permintaan di China antara alasan lain.
Indeks S&P 500 SPX, -0,78% kehilangan 0,8% menjadi 2.643,85. The Dow Jones Industrial Average DJIA, -0,84% turun 0,8% pada 24.528,22 dan Nasdaq komposit COMP, -1,11% menyerah 1,1% menjadi 7.085,68.
Tuduhan kriminal AS terhadap raksasa teknologi Cina Huawei menuduhnya melanggar sanksi AS dengan menggunakan perusahaan shell Hong Kong untuk menjual peralatan di Iran. Perusahaan ini juga dituduh mencuri rahasia dagang, termasuk teknologi di balik perangkat robot yang digunakan T-Mobile TMUS, -1,26% yang digunakan untuk menguji smartphone.
Beberapa anak perusahaan Huawei dan kepala keuangan Meng Wanzhou juga menghadapi tuntutan pidana. Meng ditangkap saat berganti penerbangan di Kanada bulan lalu. China menuntut pembebasannya dan memperingatkan pembalasan terhadap eksekutif Amerika dan Kanada.
Menteri Keuangan, Steven Mnuchin mengatakan pada sebuah pengarahan Senin bahwa Presiden Donald Trump akan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He di Washington. Negosiator dari kedua negara diharapkan untuk duduk selama dua hari pembicaraan perdagangan mulai Rabu.
Sementara pertemuan dengan Trump mungkin menunjukkan bahwa AS serius untuk mencapai kesepakatan, tuduhan terhadap Huawei dapat mengacaukan negosiasi yang akan datang.
"Tuduhan terhadap Huawei menggambarkan risiko yang melekat pada hubungan AS-China," ahli strategi Riset Grup DBS Philip Wee dan Eugene Leow mengatakan dalam komentar seperti mengutip marketwatch.com.
"Tindakan oleh DOJ menunjukkan bahwa tidak akan cukup bagi China untuk membeli lebih banyak barang AS. Amerika ingin China melakukan reformasi struktural terutama pada praktik kekayaan intelektualnya," tambah mereka.
Minyak mentah AS Benchmark CLH9, + 0,90% menambahkan 20 sen menjadi US$52,19 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Itu turun US$1,70 untuk menetap di US$51,99 per barel pada hari Senin.
Minyak mentah Brent LCOH9, + 1,00%, digunakan untuk harga minyak internasional, naik 15 sen menjadi US$59,96 per barel. Hilang US$1,78 menjadi US$59,81 per barel di London.
Dolar USDJPY, + 0,09% diperdagangkan pada 109,12 yen turun dari 109,35 yen pada Senin sore.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2FSGJy5
No comments:
Post a Comment