Pages

Monday, January 21, 2019

Harusnya Tol Trans Jawa Bisa Lebih Murah

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi V DPR Bambang Haryo Soekartono menilai, tarif sejumlah ruas baru Jalan Tol Trans Jawa yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada akhir Desember 2018 bisa lebih murah.

Sebab, sebagian tol tersebut dibangun hanya menggunakan semen atau rigid pavement saja. Tidak dilapisi dengan aspal lagi. Sehingga tarifnya bisa lebih murah dan terjangkau oleh masyarakat.

"Menurut saya kalau cuma menggunakan rigid pavement harusnya jauh lebih murah lagi," kas Bambang dalam sambungan telpon, Jakarta, Senin (21/1/2019).

Bahkan dia membandingkan jalan-jalan tol yang dibangun di era presiden yang sebelumnya lebih murah. Padahal, lanjut dia, tol itu semua dibangun menggunakan lapisan aspal. Sementara tak sekarang ini tidak dilapisi aspal lagi, tapi tarifnya mahal.

"Jadi tol yang Jokowi itu sangat mahal dan merusak ban. Jadi sering mengakibatkan roda-roda ban yang bus, ban fulkanisir lepas karena panas. Engga saffeti," kata dia.

Tarif resmi Tol Semarang-Batang yang diputuskan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI pada Jumat (18/1/2019) dinilai memberatkan pengendara.

Adapun ruas baru Jalan Tol Trans Jawa yang diresmikan Presiden Joko Widodo di akhir Desember 2018 sudah diberlakukan tarif. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono telah menetapkan tarif pada ruas baru tersebut.

Dimana tarif sebesar Rp1.000 per kilometer bagi kendaraan golongan I, Rp1.500 per kilometer untuk kendaraan golongan II dan III, atau Rp2.000 per kilometer golongan IV dan V. Dengan demikian, pemerintah diminta untuk mengkaji ulang tarif tersebut.[jat]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2AYJbih

No comments:

Post a Comment