Pages

Tuesday, January 22, 2019

Hindari Korupsi, Geo Dipa Terapkan E-Procurrement

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Utama PT Geo Dipa (Persero), Rifki Ibrahim bilang, ke depan perseroan lebih mengedepankan transparasi.

Guna mendukung hal itu, perusahaan, kata dia, memanfaatkan sistem digital pada pengadaan proyeknya atau E-Procurrement. Hal ini merupakan upaya perusahaan menghindari praktik korupsi.

Kemudian, sebagai perusahan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) panas bumi, Geo Dipa Energi akan terus menjaga ketahanan energi nasional. Tentunya kata dia, dengan mematuhi dan melaksanakan tata kelola perusahaan. Hal ini wujud pembersihan tatakelola perusahaan. "Geo Dipa telah menandatangani Geo Dipa bersih," kata Rifki di Kantor Geo Dipa, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Sementara, Direktur Keuangan Geo Dipa, M Ikbal Nur mengatakan, jajaran direksi berpesan ke pihak pelaksana operasi, untuk tidak menerima suap. Sebab perusahaan telah melakukan deklarasi Geo Dipa Bersih.

"Kami anti korupsi dan tidak menerima suap dalam bentuk apaun. Seluruh proses transparan dan penuh tanggung jawab. Kami menuju perusahaan modern. Kami menegaskan manejemen geodipa tdk ada hanky panky dibalik transaksi," ujar dia.

Geo Dipa merupakan salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, memiliki peranan untuk menginisiasi skema pembiayaan inovatif dan kreatif dengan tujuan mencapai target pembangunan dengan tetap menjaga APBN tetap sehat dan akuntabel.

GeoDipa sebagai SMV yang menjalankan tugas khusus dari Kementerian Keuangan diharapkan untuk selalu bersinergi dengan BUMN dan Badan Layanan Umum (BLU) di bawah kementerian Keuangan lainnya.

Pada momen bersamaan perusahaan tersebut melakukan pindahan kontor baru, di Kawasan Pejaten, Jakarta Selatan. "Dengan pindahnya ke kantor baru, kami berkomitmen untuk selalu memiliki semangat juga baru yang tidak pernah padam, semangat baru inilah yang bisa menggerakan kita semua untuk lebih fokus mencapai tujuan perusahaan," kata dia.[ipe]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2CAubr2

No comments:

Post a Comment