Pages

Tuesday, January 29, 2019

Lagi, Pemerintah Jokowi Akan Impor Jagung

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah Jokowi-JK akan kembali membuka keran impor jagung, setelah sebelumnya jagung impor telah masuk ke dalam negeri sebesar 130.000 ton. Kali ini pemerintah memperbolehkan Badan Urusan Logistik (Bulog) mengimpor tanpa kuota.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, izin impor tanpa kuota diberikan kepada Bulog karena stok jagung dalam negeri habis, namun harga jagung dipasaran masih tinggi.

"Kita kan tak bisa mengimpor pada waktu panen nanti terjadi, sehingga yang kita berikan adalah kita beri plafonlah pada Bulog. Anda boleh impor, tapi tidak boleh masuk lebih dari pertengahan Maret," ujar Darmin di Kantornya, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Darmin mengatakan, keputusan menambah impor ini merupakan hasil rapat tingkat menteri bersama Bulog pada Kamis lalu.

"Itu rapat Selasa lalu itu kita tugaskan Bulog untuk cek. Hari kamis kita rapat lagi, mereka kemudian turun ke lapangan saya juga minta bantuan Gubernur Jatim juga saya minta turun ke lapangan. Ada semua angka-angkanya bahwa di Jawa Barat panen tuh belum ada," jelasnya.

Dia mengatakan panen jagung di setiap daerah berbeda, namun permintaan sudah sangat tinggi.

"Jadi panen belum ada, dan paling-paling panennya itu Maret pertengahan. Jatim malah April, padahal permintaan-permintaan dari peternak kecil menengah, baik petelor atau pedaging itu masuk terus ke Bulog," sambungnya.

Mantan Direktur Jenderal Pajak tersebut menambahkan, jagung impor nantinya akan langsung disalurkan kepada petani menengah kecil. Paling lambat, jagung impor yang baru akan sampai pada minggu kedua Maret mendatang.

"Pokoknya yang diutamakan kecil dan menegah karena dibatasi sampai masuk barangnya itu paling lambat minggu ke dua Maret 2019. Jangan terjadi dulu panen raya di April," tandasnya.[jat]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2MEmNPU

No comments:

Post a Comment