
INILAHCOM, Jakarta - PT PP (Persero) Tbk gencar mengaplikasikan kontruksi digital seperti di sejumlah negara maju' Konsepnya Building Information Modeling (BIM).
Informasi saja, BIM diterapkan secara resmi sejak 2015 di BUMN konstruksi ini. Dan pada 2018, BIM menjadi proses wajib di seluruh proyek baru perseroan. Mulai dari proses tender, pelaksanaan hingga serah terima proyek.
"Dengan penerapan BIM ini, pelaksanaan konstruksi menjadi lebih cepat, akurat, efisien dan menghasilkan produk yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan kepuasan dari Stakeholder," kata Kepala Divisi Perencanaan Strategis, Riset dan Teknologi PTPP, Ni Made Sasanti di Jakarta, Kamis (24/1/2019).
Penerapan tersebut membuat perseroan mendapat penghargaan dari Glodon Indonesia dalam ajang "Global BIM Award Partnership" kepada Perseroan atas kerja sama strategis dan pencapaian yang luar biasa dalam implementasi dan pengembangan BIM (Building Information Modeling) di Indonesia.
Penghargaan yang diterima Perseroan atas implementasi BIM, antara lain ialah, Glodon BIM Competition 2018 (2 Pemenang), dan Tekla BIM Asia Awards 2018 (Nominasi 3 Besar)
Dengan diraihnya penghargaan tersebut semakin memantapkan posisi Perseroan sebagai yang terdepan dalam konstruksi digital.
Selain sebagai pelopor penerapan BIM di Indonesia, Perseroan juga merupakan pelopor penerapan ERP di perusahaan kontruksi Indonesia dan telah go life sejak tahun 2017, dimana mengintegrasikan seluruh proses bisnis di perusahaan.
Pengembangan BIM dan ERP ini menjadi bagian dari program Digital Transformation Perseroan, dimana telah bertranformasi dari doing digital menjadi being digital. Selain itu, Perseroan telah memiliki Road Map Digital Construction (IT Master Plan 2018 - 2022).
Dari pencapaian tersebut, Perseroan telah mendapat penghargaan dari Kementerian BUMN (1 dari 26 BUMN) yg maturitas implementasi IT lebih dari 3 dari total 144.BUMN.
Sebagai bentuk dari komitmen perusahaan untuk memajukan impelementasi BIM di seluruh Indonesia, di tahun 2017 Perseroan telah menyelenggarakan k e g i a t a n konferensi internasional: Digital Construction Day yang pertama di Indonesia.
Dimana kegiatan tersebut menjadi penggerak dari implementasi BIM seluruh stakeholder kontruksi di Indonesia, sehingga BIM mulai menjadi persyaratan wajib di beberapa proyek konstruksi.
Dalam 3 (tiga) tahun terakhir, Perseroan telah mengembangkan teknologi digital untuk dapat di implementasikan pada pekerjaan konstruksi lapangan, seperti photogrammetry, geolistrik (ERT), AR- VR-MR untuk kontruksi, laser scan, hingga printer 3D untuk kontruksi.
Di tahun 2019, Perseroan akan menggelar kembali acara Digital Construction Day yang kedua dimana dalam acara tersebut akan lebih difokuskan pada pengembangan terkini BIM dan teknologi digital. Dimana kegiatan tersebut diharapkan dapat membawa kontruksi Indonesia sejajar dengan negara-negara yang lebih maju. [ipe]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2DvYLUl
No comments:
Post a Comment