Pages

Wednesday, February 20, 2019

Bawaslu Usut Kasus Video Bupati Paksa Pilih Jokowi

INILAHCOM, Kuningan - Bawaslu Kuningan memeriksa 7 orang saksi terkait video viral Bupati Kuningan Acep Purnama yang mengutuk kepala desa (Kades) jika tak memilih capres petahana, Joko Widodo.

Ketujuh orang ini merupakan panitia acara Tim Akar Rumput-Kabupaten Kuningan yang mendeklarasikan dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Ada tujuh orang yang kita panggil. Selain bupati, kita juga undang wakil bupati dan dari kepanitiaan acara itu," kata Komisioner Bawaslu Kuningan Abdul Jalil Hermawasn di kantor Bawaslu Kuningan, Jawa Barat, Rabu (20/2/2019).

Jalil mengatakan pemeriksaan itu guna mengklarifikasi video pidato Bupati Kuningan yang viral karena mengutuk kades jika tak pilih Jokowi. Bawaslu juga mengkaji apakah ada pelanggaran kampanye atau tidak.

"Kita diberi waktu selama tujuh hari. Kalau tujuh hari itu belum selesai, maka ditambah tujuh hari," ucapnya.

Dalam video yang beredar di media sosial Twitter itu, Bupati Kuningan Acep Purnama terlihat tengah berdiri sambil berpidato di sebuah mimbar. Namun, tak jelas lokasi dan waktunya.

Acep kemudian menyinggung peran Jokowi yang 'nyawer' desa seluruh Indonesia dengan Dana Desa sambil mencampur adukkan antara bahasa Indonesia dan bahasa Sunda. Video itu diunggah oleh akun @laskar_minang hari ini, Minggu (17/2) pukul 09.21 WIB.

"Jokowi nyawer ke desa-desa, sehingga desa bisa dibangun, kepala desa bisa diangkat harkat, martabat, dan derajatnya karena berhasil memimpin di desanya. Makanya sampaikan kepada kepala desa dan perangkat desanya, kalau ada yang tidak mendukung Jokowi berarti laknat," kata Acep dalam video itu. [ton]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2BIlxqw

No comments:

Post a Comment