
INILAHCOM, London - Bursa saham Eropa sedikit lebih variatif pada Senin pagi (4/2/2019). Alasannya karena pelaku pasar memantau kesibukan lain dari hasil pendapatan perusahaan.
Indeks acuan Eropa, Stoxx 600 naik 0,1 persen lebih rendah selama transaksi pertengahan pagi, dengan sebagian besar sektor dan bursa utama di wilayah negatif. Indeks FTSE naik 0,2%, indeks DAX cenderung negatif 0,04%, indeks CAC berkurang 0,3%, seperti mengutip cnbc.com.
Saham otomotif Eropa, dengan eksposur yang berat ke China, memimpin kerugian pada Senin pagi, turun lebih dari 1 persen. Renault, Hella dan Faurecia semuanya diperdagangkan lebih dari 1,5 persen lebih rendah.
Melihat saham individu, Wirecard Jerman melonjak ke puncak benchmark Eropa selama perdagangan pagi. Itu terjadi setelah perusahaan pembayaran mengatakan sebuah firma hukum yang ditunjuknya tidak membuat temuan yang meyakinkan atas kesalahan kriminal oleh karyawannya. Saham Wirecard melonjak lebih dari 8 persen di tengah berita.
Sementara itu, Irlandia Ryanair merosot ke bagian bawah indeks di tengah berita laba. Maskapai penerbangan murah terbesar di Eropa melaporkan penurunan tarif 6 persen dalam tiga bulan terakhir tahun 2018.
Hal ini memperingatkan kelebihan kapasitas kemungkinan akan terus mendorong harga lebih rendah. Meskipun pada kecepatan yang lebih lambat dari perkiraan. Saham perusahaan turun lebih dari 4 persen.
Di sisi data, pertumbuhan industri konstruksi Inggris merosot ke level terendah sejak Maret 2018. Data resmi menunjukkan PMI konstruksi Inggris turun menjadi 50,6 pada Januari, turun dari 52,8 pada Desember.
Hasil survei bisnis menunjukkan ketidakpastian seputar Brexit telah menyeret industri konstruksi, terutama dengan pekerjaan bangunan komersial.
Fokus pasar sebagian besar selaras dengan data ekonomi, menyusul lonjakan optimisme di Wall Street pada akhir pekan lalu. Sebuah laporan Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Jumat menunjukkan nonfarm payrolls melonjak 304.000 bulan lalu, kenaikan terbesar sejak Februari 2018.
Laporan pekerjaan, bersama dengan angka-angka manufaktur yang lebih baik dari perkiraan, menunjukkan kekuatan yang mendasari ekonomi terbesar di dunia.
Di Asia, perdagangan tenang dengan banyak pasar di kawasan itu ditutup untuk Tahun Baru Imlek. Pasar keuangan China ditutup sepanjang minggu, dengan indeks Korea Selatan akan dibuka kembali pada hari Kamis.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2HQme6X
No comments:
Post a Comment