
INILAH.COM, Purwakarta - Cawapres 01, Ma'ruf Amin berbicara soal komitmen NU menjaga NKRI di tengah upaya sejumlah pihak yang menyuarakan soal khilafah. Ia menegaskan santri NU siap membela demi tegaknya NKRI.
Hal itu disampaikan Ma'ruf saat menghadiri acara peringatan Harlah NU ke-93 dan Milad Pondok Pesantren Al Muhajirin ke-26 di Sukamulya, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (16/2/2019).
"Siapapun yang mau ganti NKRI, akan berhadapan dengan santri NU," tegas Maruf Amin.
Kiai Ma'ruf mengatakan, baginya khilafah adalah hal yang Islami. Tapi bukan hanya khilafah yang Islami. Kerajaan dan keemiran menurutnya juga Islami. Sehingga ada Kerajaan Arab Saudi dan Yordania, atau Keemiran Kuwait serta Qatar.
Begitupun Republik, kata Kiai Maruf, juga Islami. Makanya ada NKRI, Republik Mesir, dan Republik Turki.
"Pertanyaannya, kenapa kita tidak khilafah? Karena dia tertolak secara otomatis. Karena menyalahi kesepakatan. Apa saja yang menyalahi kesepakatan, pasti tertolak," paparnya.
Oleh karenanya, Kiai Ma'ruf menegaskan kembali NKRI yang merupakan hasil kesepakatan tidak bisa diganggu gugat.
"Indonesia adalah hasil kesepakatan. Apa saja yang tak sesuai dengan kesepakatan itu, seperti khilafah, pasti tertolak dengan sendirinya," imbuhnya.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2N8JoEj
No comments:
Post a Comment