
INILAHCOM, Jakarta - Polri mengatakan kasus dugaan penganiayaan yang menimpa penyelidik KPK ditangani serius. Polri akan memanggil dokter untuk mengecek luka dari penyelidik KPK yang diduga dianiaya.
"Kami akan tunggu dokter yang (melakukan) visum karena memang terkonfirmasi ada luka, tapi kami akan periksa (dokter) karena ini scientific, dituangkan dalam BAP terkait apakah benar hasil visum tersebut," kata Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Kamis (7/2/2019).
Iqbal mengatakan penyidik dari Polda Metro Jaya juga masih menunggu kehadiran Penyelidik KPK yang diduga dianiaya. Sebelumnya, penyelidik KPK yang diduga dianiaya itu berhalangan hadir untuk diperiksa pada Rabu (6/2) kemarin.
"Kami akan tunggu korban dapat diperiksa. Sampai saat ini Polda Metro Jaya sudah koordinasi dengan KPK untuk menentukan tanggal pemeriksaan," ujar Iqbal.
Selain itu, Pemprov Papua yang diduga sebagi penganiaya Penyelidik KPK juga akan dipanggil guna dimintai keterangan. Pemeriksaan akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Pihak Pemprov Papua juga akan segera kita panggil," ucap Iqbal.
Sebelumnya diberitakan dua pegawai KPK yang sedang melakukan pengecekan laporan masyarakat terkait adanya tindak pidana korupsi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, dianiaya oleh sekelompok orang pada Minggu (3/2/2019).
Dua pegawai KPK dianiaya hingga mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya. Padahal, dua pegawai KPK tersebut telah memperlihatkan identitasnya sebagai bagian dari lembaga antirasuah. Namun, dua pegawai tersebut tetap dianiaya.
Dua pegawai KPK tersebut telah dilarikan ke rumah sakit dan sudah divisum. KPK telah melaporkan kejadian penganiayaan tersebut ke pihak kepolisian.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2Gf8lgQ
No comments:
Post a Comment