Pages

Sunday, March 10, 2019

Bebaskan Masyarakat dari Perangkap Kebencian

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo mengimbau semua anggota tim pemenangan calon Presiden - wakil Presiden (Capres-Cawapres) untuk berhenti mempraktikan kampanye hitam. Sebagian masyarakat telah masuk perangkap kebencian antar-kelompok akibat tingginya intensitas kampanye hitam yang bernuansa fitnah dan kebohongan.

Selain perangkap kebencian antar-kelompok, kampanye hitam bermuatan fitnah, ujaran kebencian dan kebohongan hingga hoaxs justru mengarah pada tindakan atau upaya membodohi masyarakat. Dinamika pemilihan umum (Pemilu) yang seharusnya menyenangkan dan damai, akan menjadi tidak produktif jika masyarakat tidak semakin cerdas dalam merumuskan sikap dan pilihan politiknya.

Lebih dari itu, tahun elektoral 2019 akan meninggalkan aib jika masyarakat terperangkap dalam suasana kebencian antar-kelompok yang berkepanjangan. Indikasi meluasnya Kebencian antar-kelompok sudah terlihat dari saling ejek antara Kelompok Cebong melawan Kelompok Kampret.

"Sulit untuk memprediksi kapan berakhirnya rivalitas Cebong versus Kampret, karena kebencian itu dibangun dengan sentimen SARA," ujar Bamsoet, Minggu (10/3/2019).

Contoh kampanye hitam terbaru yang bermuatan penghinaan adalah beredarnya foto kondom bergambar Capres-Cawapres nomor urut 01 di WhatsApp dan media sosial. Sebelumnya, ada kasus kampanye hitam oleh tiga perempuan di Karawang, Jawa Barat. Kampenye itu dinyatakan sebagai perbuatan terlarang karena memuat tuduhan tentang legalisasi perkawinan sejenis dan juga tuduhan bahwa suara azan akan ditiadakan. Di tempat lain, ada tuduhan bahwa pelajaran agama di sekolah akan dihapus.

Pembuat kampanye hitam itu mencerminkan kebencian kelompoknya. Kelompok lain tidak senang karena pasangan yang diusungnya dituduh seperti itu. Maka, mereka pun mengekspresikan kebencian dengan ujaran-ujaran yang tak kalah sengitnya.

"Cukup jelas bahwa tingginya intensitas kampanye hitam itu telah membangun perangkap kebencian antar-kelompok masyarakat," katanya.

Berangkat dari keprihatinan itulah Ketua DPR mendorong tim pemenangan dari kedua kubu Capres-Cawapres untuk segera menghentikan kampanye hitam. Banyak kalangan sudah menunjukan keprihatinan atas fakta mengenai perangkap kebencian antar-kelompok itu. Ketua DPR juga berharap tim pemenangan kedua kubu tidak menutup mata atas kecenderungan yang menyedihkan itu.

Sebelum situasinya bertambah parah, semburan kampanye hitam di ruang publik harus dihentikan. Mengutamakan kegiatan kampanye yang simpatik dan mencerahkan merupakan langkah awal untuk menghilangkan perangkap kebencian antar-kelompok itu. [rok]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2EZVNHl

No comments:

Post a Comment