Pages

Sunday, March 10, 2019

Ekspor Furnitur 2018 Hanya Naik 4%, Airlangga Puas

INILAHCOM, Jakarta - Industri furnitur nasional mampu mencetak nilai ekspor yang mengalami kenaikan hingga US$1,69 miliar. Atau naik 4% pada 2018 dibanding 2017.

Kemampuan sektor padat karya berorientasi ekspor ini karena ditopang ketersediaan bahan baku, sumber daya manusia (SDM), dan desain menarik. "Industri furnitur merupakan salah satu sektor strategis dalam menopang perekonomian nasional," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto lewat keterangannya di Jakarta, Minggu (10/3/2019).

Selain itu, lanjutnya, industri ini berperan penting dalam mendukung kebijakan hilirisasi industri karena berbasis sumber daya alam lokal, yang terus dipacu nilai tambahnya.
Kementerian Perindustrian mencatat, kinerja ekspor dari industri furnitur Indonesia dalam tiga tahun terakhir memperlihatkan tren yang positif.

Pada 2016, nilai ekspornya sebesar US$1,60 miliar. Naik menjadi US$1,63 miliar pada 2017. "Kami bertekad untuk semakin memacu kinerja ekspor furnitur. Apalagi, dengan potensi bahan baku yang kita miliki," ungkap Ketum Partai Golkar ini.

Indonesia merupakan penghasil 80% bahan baku rotan dunia, dengan daerah potensial rotan di Indonesia yang tersebar di berbagai pulau, terutama di Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera.

Selain itu, sumber bahan baku kayu di Indonesia juga sangat besar, mengingat potensi hutan yang sangat luas hingga 120,6 juta hektar, terdiri dari hutan produksi seluas 12,8 juta hektar. "Dan, dengan anugerah Tuhan, kita memiliki iklim tropis sehingga berbagai jenis pohon dapat tumbuh cepat. Potensi sumber daya alam yang melimpah ini, seyogyanya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung perekonomian bangsa serta untuk kesejahteraan masyarakat," paparnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah berupaya mengoptimalkan potensi industri furnitur nasional melalui beberapa kebijakan, antara lain melalui program bimbingan teknis produksi, promosi dan pengembangan akses pasar, serta penyiapan SDM industri furnitur yang kompeten. [tar]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2NT3Ppi

No comments:

Post a Comment