
INILAHCOM, Jakarta - PT Urban Jakarta Propertindo (URBN) akan melaksanakan konversi sesuai perjanjian pinjaman konversi kedua menjadi saham baru perseroan.
Caranya dengan menambah modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu yang harus disetujui pemegang saham. Perseroan akan menggelar RUPSLB pada 5 April 2019. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI akhir pekan lalu.
Langkah ini setelah perseroan dan Ibukota Development Pte Ltd (IDL) dan PT Nusa Wijaya Propertindo (NWP) sepakati perjanjian tambahan pinjaman konversi kedua.
Kesepakatan tersebut terjadi pada 20 Maret 2019. Hal ini melengkapi perjnanjian sebelumnya pada 17 September 2018 dengan nilai pokok senilai US$4.554.000 dengan kurs Rp14.500 per 1US$.
Dengan kesepakatan tersebut kedua pihak menjamin pemenuhan kewajiban peminjam berdasarkan perjanjian pinjaman konversi kedua. Hal ini seiring dengan dokumen gadai saham, gadai rekening, kuasa mengelola rekening, jaminan perusahaan dari NWP dan dokumen-dokumen lainnya.
Perseroan didirikan engan nama PT Samsung Development pada 9 Mei 1995. Bidang usaha perseroan adalah bidang konstruksi, enginering, procurement dan contruction (EPC). Selain itu proyek perkeretaapian, usaha pariwisata, investasi, pengellaan usaha prasarana dan sarana dasar infrastruktur, perdagangan, industri, pengembangan kawasan dan real estate.
Para pemegang saham perseroan yaitu PT Nusa Wijaya Propertindo sebesar 79,95%, Ibukota Development sebesar 8,8%. Pemegang saham publik sebesar 11,2%.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2FuZvtI
No comments:
Post a Comment