Pages

Thursday, March 14, 2019

Lulusan SMA Hingga S1 Banyak yang Nganggur

INILAHCOM, Jakarta - Lulusan SMA, SMK disebut yang paling besar tidak bekerja alias menganggur. Tingkat pengangguran SMA sebanyak 27% dan SMK 24% dari 7.000.691 jumlah rakyat Indonesia yang ngganggur.

Angka ini mengalahkan pengangguran dari lulusan SMP yang pendidikannya masih minim. Adapun pengangguran SMP adalah 16,16% dari jumlah pengangguran.

Sedangkan lulusan perguruan tinggi ada 10,42%. Angka ini tentunya mengejukan. Sebab, meski sudah berpendidikan tapi masih saja nganggur atau tidak dapat pekerjaan.

"Yang menarik universitas juga tinggi.
Lulusan universitas sejak 2013 dia naik.
Yang terampil dan terdidik trennya sama sama naik sejak 2012-2013," kata Wakil Direktur Indef Eko Listiyanto saat jumpa pers, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Dia mengamini, angka pengangguran sejak tahun 2005 sampai 2018 ini turun. Tapi, kata dia, angka penurunannya tak signifikan atau lambat.

Dimana tahun 2005 penggangguran itu jumlahnya 11.899.266 jiwa dan selang 14 tahun kemudian atau tahun 2018 menjadi 7.000.691 jiwa.

Masalah ini terjadi, lanjut dia, lantararan pemerintah tidak menyiapkan lapangan pekerjaan sesuai dengan keterampilan dari masyarakat. Dan adanya lapangan kerja, tapi kemampuan masyarakatnya tidak memadai.

"Kita terlalu berada di sisi supply, tidak ada penciptaan lapangan kerjanya. Ini bisa saja, pelatihan yang tidak relefan, waktu pelatihan tidak efektif hanya dua minggu. Ini kan tidak efektif," kata dia.[jat]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2ChzITW

No comments:

Post a Comment