Pages

Thursday, March 7, 2019

Masyarakat Diajak Perang Hoaks Cegah Permusuhan

INILAHCOM, Jakarta - Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (ALMSIBAT) mengajak masyarakat untuk memerangi penyebaran berita bohong atau hoaks yang kian meresahkan masyarakat, apalagi memasuki pemilihan presiden.

Ustadz Mustofa Maulana mengatakan kampanye hitam berupa berita bohon atau hoaks bahkan fitnah yang saat ini beredar sangat bertentangan dengan Islam sebagai agama yang sejuk dan damai, karena Nabi Muhammad SAW membawa dua misi utama yakni menebar kasih sayang dan memperbaiki akhlak.

"Itulah hakikat Islam sebagai rahmatan lil alamiin. Fitnah-fitnah itu sudah pasti tidak menyejukkan. Alih-alih justru mengarahkan situasi jadi tak menentu dan cenderung penuh permusuhan," kata Maulana, Kamis (7/3/2019).

Menurut dia, bukan ajaran Islam bila membuat atau ikut-ikutan menyebarkan hoaks dan fitnah untuk kepentingan apapun termasuk untuk kepentingan pemilihan presiden 2019 nanti. Karena, jangan sampai huhungan antar teman atau keluarga bisa retak akibat fitnah yang disebarkan hanya beda pilihan saat pemilihan presiden.

"Apalagi bila fitnah itu ditujukan kepada seseorang yang selama ini telah terbukti bekerja keras membangun negara ini seperti pemimpin kita saat ini," ujarnya.

Di samping itu, Mustofa juga mengingatkan tentang pentingnya bersikap adil sebagaimana diajarkan Islam. Menurut dia, adil itu, mampu menempatkan atau menilai sesuatu pada tempatnya secara proporsional, tidak mengurangi atau menambahkan sesuatu.

Misal, kalau tiap hari seseorang cuma sibuk mencari-cari kesalahan orang, apalagi bila dasarnya karena benci, maka kesalahan itu akan ada saja. Kalau tidak ada pun, akan diada-adain. Orang itu akan terus diposisikan salah.

"Apakah itu ajaran Islam? Saya pastikan, bukan! Saya bahkan bisa pastikan yang melakukan itu tidak akan bahagia, karena kebencian dan kebahagiaan tidak pernah bisa sejalan beriringan," tandasnya. [fad]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2UoC2iV

No comments:

Post a Comment