
INILAHCOM, Jakarta - Cadangan devisa Indonesia di akhir Maret 2019 meningkat senilai US$ 1,2 miliar atau menjadi US$ 124,5 miliar. Dimana pada akhir Maret lalu cadangan devisa Indonesia hanya US$ 123,3 miliar.
Adapun faktor peningkatan cadangan devisa ini ditopang penerimaan devisa migas, dan penerimaan valas lainnya. Bedanya, kenaikan pada bulan Maret tidak dipengaruhi oleh penerbitan sukuk global pemerintah.
Menanggapi peningkatan cadangan devisa disumbang dari sektor Migas, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar tidak banyak komentar. Namun, dia bersyukur sektor migas ikut kontribusi dalam kesehatan cadangan devisa.
"Alhamdulillah ya," kata Arcandra singkat pada awak media, Jakarta, Selasa (9/4/2019).
Dengan kondisi ini, dia berharap kedepan akan terus membaik. Itu, kata Arcandra yang menjadi ekspetasi pemerintahan Jokowi-JK.
"Insya Allah kedepan pemerintah ekspetasinya baik," kata Arcandra menutup.
Adapun posisi cadangan devisa setara dengan pembiayaan 7,0 bulan impor atau 6,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Dan berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.[jat]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2Z3gL1d
No comments:
Post a Comment