
INILAHCOM, Jakarta - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendari, Suhardin mengakui banjir di Kendari disebabkan luapan Sungai Wuawua. Akibatnya sebagian wilayah terendam banjir, khususnya yang berada di bantaran sungai.
"Ini akibat luapan Sungai Wuawua, sehingga terdampak bagi rumah warga sekitar," ujar Suhardin.
Dirinya menjelaskan Sungai Wuawua yang berada di Kelurahan Wuawua, Kecamatan Wuawua itu mengalami penyempitan, sehingga tak mampu menampung debit air saat hujan deras mengguyur.
Ketinggian air yang merendam pemukiman warga mencapai 1 meter lebih dan sebagian warga terpaksa dievakuasi. "Kami sudah standby di lokasi untuk memantau dan mengevakuasi warga dengan menurunkan perahu dan menyiapkan pompa air," katanya.
Sebenarnya, wilayah Wuawua bukan merupakan daerah rawan banjir, namun dengan luapan Sungai Wuawua ini menambah daftar wilayah rawan banjir di Kendari.
"Wuawua ini tidak termasuk kategori rawan (banjir) sebenarnya, tapi kejadian juga," tambahnya.
Sebelumnya, banjir merendam wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara. Puluhan warga pun terpaksa harus dievakuasi lantaran banjir mencapai ketinggian di atas satu meter.
Berdasarkan data yang dihimpun Basarnas, banjir dengan ketinggian di atas satu meter berada di Kompleks BTN Griya Raya, dan BTN Citra Indah.
Sebanyak 50 personel SAR Kendari dikerahkan untuk mengevakuasi warga ke tempat yang lebih tinggi. Karena banyak warga yang sudah lanjut usia (lansia) dan juga balita. [adc]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2IjURl9
No comments:
Post a Comment