Pages

Friday, May 10, 2019

PoliticaWave Apresiasi Timses Jokowi

INILAHCOM, Jakarta - Gelaran pesta demokrasi terbesar bangsa Indonesia telah berakhir pada 17 April yang lalu. Untuk saat ini, perolehan suara pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin masih unggul atas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam hitung manual Komisi Pemilihan Umum (KPU).

PoliticaWave menilai tim Jokowi-Ma'ruf Amin telah berhasil menggunakan seluruh elemen media sosial yang ada untuk mengkampanyekan paslon tersebut.

"Setiap masa kampanye, media sosial menjadi salah satu sarana berkomunikasi untuk calon presiden, calon anggota legislatif, calon gubernur ataupun calon bupati. Tapi banyak dari mereka menggunakan kanal-kanal media sosial secara salah," ujar Direktur PolitcaWave Sony Subrata, Jum'at (10/5/2019).

Menurut dia, selama gelaran kampanye Pileg dan Pilpres April 2019 kemarin, masih banyak tim kampanye dari partai dan tim kampanye caleg melakukan kesalahan elementer berupa salah strategi hingga kurang pahamnya akan sebuah komunikasi digital.

Ia menjelaskan, setiap kampanye digital yang dilakukan oleh tim kampanye, harus dimonitor, diukur, dievaluasi dan kemudian disesuaikan untuk menjadi strategi berikutnya."

"Kami memantau masa kampanye secara penuh, 24 jam sehari, 7 hari seminggu, mencakup Twitter, Facebook, Instagram, YouTube, Kaskus dan berbagai forum diskusi, termasuk sekitar 400 media online di dalam dan luar negeri. Dari analisa kami, terlihat strategi komunikasi timses yang berhasil dan yang gagal," ungkap Sony.

"Keunggulan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di media sosial adalah strategi komunikasinya yang benar. Mereka fokus dan terarah kepada substansi dan akurasi," jelasnya.

Selama masa kampanye Pilpres, tim media sosial pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin selalu berkomitmen untuk perang terhadap berita bohong atau hoax.

Bagi Sony, berita bohong atau hoax yang kerap menyerang Jokowi-Ma'ruf Amin, dilawan atau diluruskan. Sehingga masyarakat paham informasi mana yang benar dan yang tidak benar.

"Tim media sosial Jokowi-Ma'ruf Amin juga fokus kepada perlawanan terhadap hoax dan fitnah. Mereka tidak terpancing untuk melawan hoax dengan hoax," tambah Sony. [ton]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2E1I0jw

No comments:

Post a Comment