Pages

Tuesday, June 4, 2019

Bagi THR Anak-Anak di Balkot, Anies: Ini Tradisi

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan sedikit berkah dalam bentuk uang Lebaran kepada anak-anak kecil yang bersalaman dengannya seusai menunaikan Salat Idul Fitri di Balai Kota, Rabu (5/6/2019).

Anies menyelipkan uang itu di bawah peci yang dikenakannya. Suasana itu terlihat saat sejumlah anak secara bergiliran bersalaman dengan Anies. Ia pun membuka peci yang dikenakannya. Di bawah peci tersebut terselip pecahan uang. Uang itu kemudian dibagikan ke anak-anak yang bersilaturahmi dengannya.

Anies mengatakan bagi-bagi uang di hari Lebaran itu merupakan tradisi sudah dilakukan sejak lama. Dia lalu mengungkap alasan menyimpan uang di bawah peci.

"Itu tradisi sejak kecil. Bapak saya dulu bagi-bagi uang kalau Lebaran, ayah selalu menyiapkan uang baru dan dibagikan ke anak-anak. Biasanya ditanya berapa dan saya juga biasanya kalau punya baju koko itu nggak punya kantong karena kantong selalu peci untuk tempat uang dan nggak punya sarung pula," kata Anies.

"Karena nggak punya kantong selalu kantongnya peci, itu tempat nyimpan uang sekarang nggak ada kantongnya tidak pakai sarung pula. Dan ini juga anak-anak senang biasanya pada akhir hari dia ngitung dapat berapa hari ini uang Lebarannya. Ini lagi lagi tradisi, kalau kita jaga tradisi ini insyaAllah nantinya anak-anak kita lakukan yang sama," paparnya.

Menurut Anies, semua uang yang dibawanya itu habis dibagikan ke anak-anak. Bahkan, Anies mengaku harus meminta uang tambahan ke ajudan karena stok uang dalam pecinya habis.

"Iya lumayan yang jelas di peci sudah habis. Satu anak saya kasih Rp 50.000 di peci tadi ada 12 habis terus di stok lagi untung ada ajudan bawa stok," tutur dia.

Anies mengaku selalu membagikan uang THR ke anak-anak yang bersalaman dengannya saat Lebaran. Namun, sambung Anies, yang paling penting dari bagi-bagi uang itu bukan persoalan nominal tetapi silaturahmi.

"Nggak sih kalau yang salaman aja, saya kalau lagi jalan di mobil telah kita siapin. Jadi kalau jalan papasan sama anak pas Lebaran biasa bagi uang Lebaran, jumlah bervariasi yang penting bukan pada jumlahnya yang penting barunya. Uangnya belum pernah ketekuk cuma kadang anak-anak selektif jadi bukan karena baru biasanya warnanya juga. Kadang anak kecil pak tukar warnanya dengan negosiasi," ujarnya. [rok]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2WcloTH

No comments:

Post a Comment