Pages

Wednesday, September 5, 2018

Ada Gejala Inflasi Naik, Ini Langkah BI

INILAHCOM, Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) secara terus menerus diprediksi akan mengerek inflasi ke depan.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menegaskan akan mengambil langkah-langkah mengantisipasi kenaikan inflasi itu. Salah satunya ialah berkoordonasi dengan TPID (Tim Pemantau Inflasi Daerah). Dengan koordinasi itu, ia meyakini akan menghambat inflasi.

"Kami akan mencermati jika ada indikasi inflasi, juga kami akan kordinasi dengan TPID. Inflasi terkendali, ini karena kordinasi dengan TPID," kata Perry di DPR Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Meski ada indikasi kenaikan inflasi, klaim Perry, angkanya belum besar alias masih bisa dikendalilan TPID. "Sasaran inflasi tahun depan 3,5% plus mines satu. Tahun 2020, turun menjadi 3 persen. Ini memang perlu dilakukan upaya," kata Perry.

Perry mengatakan, TPID sejauh ini sudah melakukan beberapa upaya dalam mengendalikan inflasi. Salah memperkuat pasar baik induk atau pengepul. Hal ini dipastikan bisa membuat kelancaran perdagangan daerah, perbaikan kualitas data, harga pangan dan memperkuat kordinasi daerah.

"Secara khusus, presiden minta pengendalian inflasi merupakan usaha bersama dengan kisaran 4 persen. Presiden juga memberikan arahan untuk mempercapt pembangunan irigrasi, sinkron perencanaan dan juga arahannya meningkatkan perdagangan pangan dan stabilitas pangan," kata dia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Indonesia per Agustus 2018 berada di kisaran 3,2 persen secara tahunan (yoy). Adapun target inflasi pemerintah adalah 3,5 persen sampai akhir tahun ini.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi sampai semester I 2018 berada di kisaran 5,17 persen (yoy). Begitu pula dengan defisit transaksi berjalan yang berada di angka 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada paruh pertama tahun ini. [hid]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2wNvIro

No comments:

Post a Comment