Pages

Sunday, September 23, 2018

Bawaslu Sumenep Teliti Ulang DPT

INILAHCOM, Sumenep - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep memberikan perhatian lebih untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 di wilayah kepulauan setempat.

Bawaslu menduga, DPT di wilayah kepulauan berpotensi bermasalah. "Kami melakukan meneliti dan pencermatan kembali, seiring dengan perpanjangan masa penyempurnaan DPT oleh KPU. Terutama untuk wilayah kepulauan, jajaran kami di bawah kami minta untuk lebih cermat," kata Ketua Bawaslu Sumenep, Anwar Noris, Senin (24/09/2018).

Ia mengungkapkan, beberapa waktu lalu, pihaknya menemukan ada ribuan pemilih dalam DPT di Pulau Masalembu invalid. Bawaslu telah mengeluarkan rekomendasi penandaan terhadap pemilih invalid, untuk menghindari penyalahgunaan hak pilih.

"Selain Masalembu, temuan serupa juga terjadi di Pulau Kangayan, juga pulau-pulau lain. Jajaran kami masih melakukan verifikasi faktual hingga ke desa-desa," terangnya.

Menurutnya, temuan permasalah DPT tidak hanya nama ganda atau NIK invalid. Tetapi juga nama tidak dikenal, ikut mendominasi persoalan yang muncul dalam DPT.

"Laporan sementara jajaran kami berdasarkan verifikasi faktual, separuh lebih temuannya adalah nama tidak dikenal di daerah itu. Artinya ada nama di DPT, tetapi orang bernama itu tidak ada bahkan tidak dikenal di wilayah yang tercantum di DPT," paparnya.

Noris berjanji akan memaksimalkan pengawasan terhadap DPT hingga masa penyempurnaan DPT selesai. Bawaslu nantinya akan menerbitkan rekomendasi kepada KPU untuk menindaklanjuti temuan-temuan DPT bermasalah.

"Kami pasti akan mengeluarkan rekomendasi kembali kepada KPU untuk melakukan perbaikan DPT, apabila pencermatan yang dilakukan jajaran kami di bawah telah tuntas," ujarnya.

KPU Sumenep telah menetapkan jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Total DPT hasil perbaikan untuk Pemilu 2019 sebanyak 867.363 pemilih, dengan perincian laki-laki 408.125 dan 459.238 perempuan. [beritajatim]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2OHa7Ia

No comments:

Post a Comment