Pages

Tuesday, September 25, 2018

Imbal Hasil Treasury AS ke Level Tertinggi

INILAHCOM, New York - Harga Treasury AS memperpanjang tren melemah Selasa (25/9/2018), mendorong imbal hasil obligasi 10-tahun di atas 3,10% ke tertinggi sejak Mei.

Ini kenaikan tertinggi sehari menjelang keputusan Fed yang diperkirakan akan memberikan kenaikan suku bunga untuk ketiga kalinya di 2018. Hasil pada benchmark 10-tahun Treasury TMUBMUSD10Y, + 0,36% naik 3,5 basis poin menjadi 3,113%, level intraday tertinggi sejak 18 Mei dan di jalur untuk penutupan tertinggi sejak Juli 2011, menurut Dow Jones Market Data.

The 2-tahun menghasilkan TMUBMUSD02Y, + 0,49% naik 4,3 basis poin menjadi 2,843%, sedangkan obligasi Treasury 30-tahun menghasilkan TMUBMUSD30Y, + 0,20% naik 3,6 basis poin menjadi 3,247%. Hasil dan harga utang bergerak berlawanan arah.

"Imbal hasil 10 tahun AS tampaknya bersiap untuk serangan tertinggi tahun ini sekitar 3,13%," tulis analis di KBC Bank, dalam sebuah catatan, seperti mengutip marketwatch.com.

Kenaikan imbal hasil datang menjelang kesimpulan pertemuan dua hari pembuat kebijakan Fed pada hari Rabu yang dipandang sebagai hampir pasti untuk memberikan kenaikan suku bunga seperempat poin, membawa suku bunga fed fund ke kisaran 2% hingga 2,25%. Investor akan fokus pada pernyataan kebijakan Fed, perkiraan dan, khususnya, pernyataan oleh Ketua Fed, Jerome Powell dalam konferensi persnya.

Di bagian depan data, data harga rumah Case-Shiller untuk Juli jatuh tempo pada 9 pagi Timur. Sementara pembacaan September pada kepercayaan konsumen akan dirilis pada 10 pagi.

Analis KBC mengatakan data tidak mungkin untuk memegang banyak guncangan atas pasar menjelang keputusan Fed, sementara lelang $ 38 miliar dari Treasury note 5 tahun TMUBMUSD05Y, + 0,35% bisa membebani harga.

Indeks berjangka menunjukkan awal yang positif untuk saham Wall Street sehari setelah intensifikasi ketegangan perdagangan, dengan penerapan tarif tambahan oleh AS pada barang-barang China dan ancaman tarif pembalasan oleh China pada barang-barang AS dan pembatalan perundingan, membebani pasar.

Reaksi Knee-jerk samping, saham sebagian besar menepis kekhawatiran perdagangan pada 2017, dengan Dow Jones Industrial Average DJIA, -0,68% dan indeks S & P 500 SPX, -0,35% diperdagangkan pada catatan pekan lalu.

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2pzTp2F

No comments:

Post a Comment