
INILAHCOM, Jakarta - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengakui banyaknya hoax atau kabar bohong pasca gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.
Ia pun mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpancing kabar-kabar yang meresahkan yang disebar di media sosial, mulai dari foto lama soal gempa dan korban yang dikaitkan dengan bencana di Sulteng.
"Masyarakat jangan terpancing pesan berntai. Cek di otoritas-otoritas terkait. Banyak gambar hoax di medsos," ujar Sutopo di kantornya, Jakarta Timur, Rabu (3/10/2018).
Sementara itu, soal gempa susulan di Sulteng, dirinya mengakui memang masih akan terus terjadi di Palu, Donggala dan sekitarnya hingga hari ini.
Namun dirinya mengimbau masyarakat tetap memperhatikan informasi dari akun-akun medsos yang terpercaya atau mengkroscek ulang kabar pertama yang diperoleh agar tak menjadi korban hoax.
"Gempa susulan masih terus terjadi. Pagi tadi ada 362 kali gempa, dirasakan 12 kali. Akan tetapi, trennya terus menurun. Semoga tidak ada gempa susulan lebih besar," tandasnya.[jat]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2y9pr9C
No comments:
Post a Comment