Pages

Monday, October 8, 2018

Kenaikan Suku Bunga Picu NPL, Bankir Khawatir

INILAHCOM, Jakarta - Kebijakan Bank Indonesia (BI) menaikan suku bunga acuan menjadi 5,75% dinilai memengaruhi kredit bermasalah (Non Perfoming Loan/NPL).

"Sejauh ini sih memang belum ada pengaruh signifikan ke NPL ke kredit," kata Pengamt Ekonomi Bank Central Asia (BCA), David Sumual, Jakarta, Senin (8/10/2018).

Sebab, meski sudah beberapa kali suku bunga naik, namun pada bulan September lalu, perbankan baru menyesuaikan suku bunga kredit. "Sejauh ini memang perbankan mulai bulan September kemarin menyesuaikan buga kredit. Suku bunga memang naik perlahan," ujar dia.

Menurut David, dengan penyesuaian bunga kredit ini akan berpengaruh pada pertumbuhan kredit yang surut. selain itu juga kan berpengaruh kepada NPL. "Tahun depan berpengaruh ya. Karena pelan-pelang bunga kredit naik," ujar dia.

Bank Indonesia (BI) kembali menaikan suku bunga acuan (BI 7 day reverse repo rate) sebesar 25 basis poin, dari 5,5% menjadi 5,75%.

Langkah tersebut diambil setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve menaikan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 2-2,5%.

Menurut Gubernur BI, Perry Warjiyo, penaikan suku bunga acuan diputus dalam rapat dewan gubernur (RDG) selama dua hari.

Perry mengatakan, keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Selain itu, kenaikan ini dilakukan untuk mendukung pemulihan ekonomi dengan tetap mempertimbangkan dinamika perekonomian global maupun domestik. [ipe]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2zXUHKC

No comments:

Post a Comment