
INILAH.COM, Jakarta-Trade Mall (TM) Thamrin City, Jakarta Pusat disebut-sebut menjadi pusat batik nusantara (PBN) sejak dibuka pada tahun 2010. Lokasi ini memang dikenal menjadi pusat penjualan grosir dan retail batik dari berbagai daerah di Indonesia.
"Tamu-tamu asing yang berkunjung ke Jakarta banyak yang kemari mencari oleh-oleh batik sebelum pulang ke negaranya, biasanya mereka langsung kesini, karena tersedia banyak pilihan," kata General Manager Thamrin City Adi Adyana, dalam keterangan tertulis, Selasa (16/10/2018).
Pusat perbelanjaan ini tidak hanya menyediakan pakaian batik casual produksi teknologi printing dan cap, tetapi juga kain batik tulis tradisional. Hampir semua karakter batik Nusantara dapat ditemui di PBN TM Thamrin City.
Dari batik pedalaman hingga pesisiran. Tidak hanya corak-corak batik dari berbagai daerah di Jawa, tetapi juga tersedia batik Flores, Minahasa, Papua, Bali, Dayak, Ambon, hingga Tapanuli. Dihuni lebih 2.000 kios batik, kini PBN TM Thamrin City dikenal sebagai sentra penjualan batik terbesar di Indonesia.
Dalam rangka Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober 2018, PBN juga menggelar serangkaian acara menarik di lobi utama Grand Hall, TM Thamrin City, selama empat hari dari 29 September-2 Oktober 2018. Bertajuk Paras Batik Nusantara, acara diantaranya Trade In Batik yaitu menukarkan batik lama dengan batik baru secara gratis; penjualan batik seharga Rp 5.000, lelang dan bazar batik, gelar musik etnik, dan fashion show trend batik 2018. Acara puncak diisi pentas The Ikan Bakars, DMasiv, dan Geisha.
Acara fashion show Trend Batik 2018 diisi dengan menampilkan hasil karya desainer muda Cindy Sosrodiningrat. Desainer dari Solo, Jawa Tengah, ini memperdalam ilmu desainnya di Italian Fashion School, Italia. Cindy juga pemilik butik batik Eyang Putri di Lantai Dasar TM Thamrin City.
Cindy mengatakan, keberadaan PBN telah menjadikan batik menjadi bisnis yang menguntungkan. TM Thamrin City menjadi tempat menarik untuk mengembangkan usaha batik, dan mengembangkan mode-mode batik sesuai trend fashion.
"Thamrin City merupakan pusat trendsetter batik Nusantara. Disini semua karya saya bisa dinikmati oleh semua kalangan, dengan harga yang relatif terjangkau," kata Cindy.
Adi Adyana menambahkan, peringatan Hari Batik Nasional tahun ini juga diisi dengan bakti sosial berupa donor darah bekerjasama dengan Palang Merah DKI Jakarta dan penjualan batik murah yang hasilnya disumbangkan kepada para korban bencana gempa bumi di Lombok.
"Tema peringatan tahun ini Paras Batik Nusantara, sebagai ungkapan rasa bangga bahwa batik sebagai warisan adiluhur bangsa, kini telah diakui sebagai Warisan Dunia," demikian Adi. [adc]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2AdVYxl
No comments:
Post a Comment