Pages

Monday, October 15, 2018

Sandi: Saya Tinggal dan Kawin di Singapura

INILAHCOM, Jakarta - Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno mengunggah video yang memperlihatkan dirinya diminta penjelasan oleh salah seorang warga soal pernyataannya yang membandingkan harga makan siang di Jakarta lebih mahal daripada di Singapura, Senin (15/10/2018).

Seperti diberitakan, Sandi membandingkan harga bahan pangan Indonesia dengan Singapura dan India. Berdasarkan sepengetahuannya, harga sepiring nasi ayam di Singapura lebih murah dibandingkan dengan di Tanah Air.

Jika di Singapura harga sepiring nasi ayam sekitar 3,5 dolar Singapura (SGD) atau sekitar Rp 35 ribu, katanya, di Indonesia harganya sekitar Rp 50 ribu. Pernyataan ini pun memicu polemik di masyarakat.

Dalam video, tampak seorang wanita bernama Ulfa menanyakan, "Pak Sandi membandingkan makan siang di Jakarta dan Singapura, itu gimana komentarya Pak?"

Sandi menjawab santai pertanyaan itu. Ia mengatakan yang disampakannya itu tidak asbun alias asal bunyi. Hal itu disampaikannya atas pengalamannya tinggal di Negeri Singa itu.

"Ulfa, saya ini tinggal di Singapura. Saya itu kawin di Singaora sama Mbak Nur (Nur Asia Uno). Saya itu pegang permanent residence, saya PR di Singapura. Kalau kita makan tuh, biasanya makan chicken rice (nasi ayam) salah satunya cari yang halal itu 3,5 dollar (Singapura)," ujarnya dalam video.

Ia menambahkan, dibandingkan dengan kualitas yang sama di antara Singapura dan Indonesia, lebih murah harga makanan yang dipatok di negara yang terletak di seberang Pulau Batam itu.

"Jelas dan datanya tuh data World Bank. Kenapa saya pilih Singapura? Karena Singapura itu tidak punya pertanian sama sekali. Nggak punya lahan sawah, nggak punya peternakan ayam, nggak punya bawang putih, semuanya impor tapi bisa lebih murah. Karena menurut saya yang terpenting adalah bagaimana rakyat kita menikmati harga-harga itu terjangkau, khususnya untuk emak-emak dan masyarakat menengah ke bawah," tuturnya.

Sementara dalam keterangan foto, akun @sandiuno menulis, "Singapura tidak punya pertanian, tidak punya peternakan ayam, semuanya impor tapi bisa lebih murah. Harga chicken rice di Singapura lebih murah dari Indonesia dengan kualitas ayam yang sama. Ini yang perlu kita benahi. Kita ingin masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat menengah ke bawah dapat menikmati harga-harga yang lebih terjangkau dengan kualitas pangan yang baik."

Hingga kini, unggahan video tersebut telah disaksikan sebanyak 92.599 kali, disukai 18.319 pegguna Instagram dan dikomentari 669 kali.

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2yevU3K

No comments:

Post a Comment