
INILAHCOM, Surabaya - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo (Pakde Karwo) terus mengingatkan kepala daerah untuk tetap menjaga integritasnya. Ini terkait Wali Kota Pasuruan Setiyono yang menambah daftar panjang kepala daerah di Jatim yang terkena OTT KPK.
Pasalnya, persoalan korupsi yang banyak terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur disebabkan lemahnya integritas penyelenggara negara.
"Integritas itu perilaku. Makanya saya sering menyampaikan kalau pungli bisa dilakukan dengan sistem IT. Tapi, kalau kelakukan tidak bisa dikontrol. Ini integritas, sifat itu," tegasnya kepada wartawan.
Pakde Karwo mengakui Jatim menjadi salah satu daerah tertinggi dengan kepala daerah yang terlibat kasus korupsi.
Ia mengingatkan para kepala daerah terpilih untuk menerapkan transparansi pada seluruh aspek, mulai dari pengelolaan keuangan hingga kekayaan pribadi.
Bahkan, Pakde Karwo menegaskan kembali bahwa dalam melakukan proses rekruitmen harus dicek data historisnya. Baik dari partai politik (parpol) ataupun pemerintah. "Jadi, bisa dilakukan rekruitmen yang memang data historisnya bagus. Jadi, partai dan pemerintah harus dicek," tuturnya.
Ia pun memberikan contoh proses rekruitmen di luar negeri, perilaku keluarga juga tak luput dari pengecekan. "Karena di barat (luar negeri, red) itu sampai perilaku istrinya dicek, dia hedonis tidak. Record-nya itu dicek betul. Dia harus jujur, beli mobil baru itu dari mana," jelas Pakde Karwo.
Siapa yang melakukan pengecekan tersebut, Pakde Karwo menjelaskan melalui laporan harta kekayaan yang setiap tahun dilaporkan ke KPK. "Yang kemudian ditindaklanjuti oleh atasannya," pungkasnya.[beritajatim]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2OafK5B
No comments:
Post a Comment