
INILAHCOM, Jakarta - Calon Wakil Presiden 02 Sandiaga Uno meminta foto hakim yang berpose dua jari tidak ditanggapi dengan berlebihan. Menurutnya hal tersebut merupakan bagian dari aspirasi.
"Itu juga pilihan mereka. Pilihan mereka dan banyak juga kan kepala-kepala daerah yang berpose, ada yang berpose dua jari, ada yang berpose satu jari, itu merupakan kebebasan mereka dalam menentukan pilihan," kata Sandi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2019).
Sandi menuturkan, hal yang wajar didalam tahun politik jelang Pilpres 17 April mendatang animo masyarakat begitu tinggi menyuarakan dukungannya. Sandi meminta agar tidak terjadi diskriminasi terhadap pendukung tim lawan.
"Saya udah beberapa kali di airport di mana-mana (orang foto 2 jari), ditutupin gitu. Ya mereka merasa gitu karena ditekan tidak boleh mengemukakan pilihannya, dia justru malah semakin memuncak," ujar Sandi.
Sebelumnya foto hakim berpakaian toga tersebar dimedia sosial. Dalam foto tersebut para hakim itu berpose dengan bermacam gaya, ada yang berpose dua jari, mengacungkan jempol dan mengepalkan tangan. Hakim tersebut diketahui merupakan hakim di Pengadilan Jakarta Pusat yang akan pindah ke Pengadilan Bengkulu. [rok]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2Dzsf2h
No comments:
Post a Comment