
INILAHCOM, Tokyo - Perusahaan logistik asal Jepang, Yamato Holdings, bersama Bell Helicopter Textron dari AS mengembangkan 'truk terbang' tanpa awak yang bisa mengangkut beban hingga 450 kg. Seperti apa?
Pihak Bell Helicopter Textron akan membuat bodi, sementara Yamato Holdings akan membuat kontainer kargo pada 'truk terbang' yang masih berstatus purwarupa itu.
'Truk terbang' itu bisa naik secara vertikal dengan ketinggian yang ditentukan, kemudian melakukan perjalanan secara horizontal untuk membawa barang hingga 450 kg dengan kecepatan 160 km/jam.
Yamato Holdings menginginkan sebuah kendaraan pengangkut untuk pengiriman kargo jarak menengah ke atas, sehingga kontainer kargo akan didesain sedemikian rupa agar mudah dimasukkan ke dalam truk atau dan kendaraan lain saat 'truk terbang' ini mendarat.
Baik Pihak Yamato Holdings maupun Bell Helicopter Textron akan menguji prototipe berdimensi panjang 1,5 meter itu pada Agustus 2019.
Sebelumnya, industri logistik Jepang menaikkan harga untuk pengiriman rumahan dan mengalihkan pengiriman dari truk ke kapal atau kereta api.
Yamato Holdings pun bergegas mengembangkan metode pengiriman menggunakan pesawat tanpa awak yang mampu mengeliminasi kendala-kendala pengiriman menggunakan mobil, antara lain pengemudi yang sudah lanjut usia, lambat, hingga masalah lalu lintas lainnya.
Mengomersialkan teknologi ini membutuhkan berbagai persiapan, selain fitur keamanan, perlu juga menyiapkan peta jalan di udara guna menghindari kecelakaan.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2CnlRMD
No comments:
Post a Comment