Pages

Friday, October 19, 2018

Wall Street Berpeluang Bangkit

INILAHCOM, New York - Indeks saham berjangka AS menunjukkan pembukaan Jumat (19/10/2018) sedikit lebih tinggi karena investor mengabaikan kekhawatiran seputar kenaikan suku bunga dan ancaman perang perdagangan AS-Cina.

Pada 4 pagi ET, Dow futures naik sebesar 23 poin, menunjukkan pembukaan yang lebih tinggi dari 39,55 poin. Kontrak berjangka pada S & P dan Nasdaq juga menunjukkan pembukaan positif.

Ini mengikuti aksi jual di Wall Street pada sesi perdagangan sebelumnya, menambah kerugian yang sudah curam untuk bulan Oktober. Pada hari Kamis, Dow Jones Industrial Average turun lebih dari 300 poin.

Dow dan S & P 500 telah jatuh lebih dari 4 persen masing-masing pada bulan Oktober, sedangkan Nasdaq turun hampir 7 persen.

Investor akan terus mengawasi sejumlah pendapatan perusahaan Jumat. Procter & Gamble, Citizens Fincl., State Street and Synchrony diharapkan melaporkan sebelum bel. Di bagian depan data, nomor penjualan rumah yang ada jatuh tempo pada pukul 10 pagi ET. seperti mengutip cnbc.com.

Sementara itu, sejumlah anggota Fed diperkirakan akan berbicara Jumat. Jam 12 malam ET, Atlanta Fed Reserve President Raphael Bostic akan berpartisipasi dalam diskusi kursi di prospek ekonomi di Macon, GA. Jam 12:45 malam ET, Dallas Fed Reserve President Robert Kaplan diatur untuk berpartisipasi dalam sesi Q & A moderat di Komite Pasar Terbuka Shadow di Princeton Club di New York.

Wall Street, saham mengalami penurunan tajam dan melanjutkan kinerja mereka yang buruk pada bulan Oktober.

Indeks Volatilitas CBOE (VIX), secara luas dianggap pengukur terbaik dari ketakutan di pasar, melonjak 15,29 persen menjadi 20,06 pada hari Kamis. Pekan lalu, indeks melihat level tertinggi sejak Februari. VIX mengukur volatilitas tersirat pada pilihan indeks S & P 500.
Mata uang dan minyak

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang, berada di 96,070 pada sore hari setelah reli semalam di atas angka 95,6.

Yen Jepang berada di 112,43 melawan dolar setelah menguat dari level di atas 112,5 kemarin. Dolar Australia berada di $ 0,7106, menyusul penurunan dari level di atas 0,714 semalam.

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2J5BgCK

No comments:

Post a Comment