
INILAHCOM, Bogor - Polres Bogor menyiagakan 1.000 personel guna mengantisipasi digelarnya acara diskusi 'Syiar dan Silaturahim Kekhalifahan Islam se-Dunia 1440 H' yang akan digelar di Masjid Az-Zikra akhir pekan ini.
"Nggak ada izin, panitia diminta untuk tidak mencoba-coba menggelar acara tersebut. Rencananya Polisi akan menerjunkan sekitar 1.000 personel, termasuk BKO 3 SSK (satuan setingkat kompi) Brimob, 2 SSK Sabhara dan 500 personel gabungan TNI-Polri," kata Kapolres Bogor AKBP Andi Mochamad Dicky, Kamis (15/11/2018).
Dicky memperingatkan panitia untuk tidak berkeras diri menggelar acara tersebut karena perizinan tak dikantongi. Sebab, polisi mengantisipasi adanya potensi konflik jika diskusi itu tetap digelar.
"Nggak ada izin, panitia diminta untuk tidak mencoba-coba menggelar acara tersebut," ujar dia.
Dicky kemudian menjelaskan alasan polisi tak mengeluarkan izin diskusi tersebut. Selain karena diduga tema khilafah yang bertentangan, masyarakat Bogor juga menolak adanya diskusi tersebut.
"Salah satu pertimbangan tidak diberikannya izin acara tersebut adalah karena warga Bogor menolak acara tersebut," jelas Dicky.
Diskusi tentang 'Syiar dan Silaturahim Kekhalifahan Islam se-Dunia 1440 H' akan digelar di Masjid Az-Zikra pada 17 November 2018, akhir pekan ini. Undangan diskusi tersebut sudah menyebar di media sosial. Polisi menegaskan tak mengizinkan kegiatan tersebut. Pengelola Masjid juga disebut tak akan memfasilitasi kegiatan tersebut. [ton]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2zTTpiA
No comments:
Post a Comment