
INILAH.COM, Jakarta-Perkembangan zaman di era digital turut diikuti oleh industri showbiz atau dunia hiburan. Salah satunya, Adri "Nidji" yang mengagas platform Romuria, sebuah marketplace showbiz untuk para pelaku seni dan showbiz.
Hadirnya platform berbasis teknologi digital ini tak lepas berkat pengalaman buruk band Nidji saat manggung di Aceh. Nidji pernah ditipu event organizer (EO) saat hendak tampil konser di Aceh.
"Tiba di Aceh, ternyata EO itu kabur sebelum acara. Celakanya, honor manggung belum dibayar, tiket pesawat sama hotel juga belum. Sampai-sampai kita diusir dari hotel yang takut diserbu penonton dan akhirnya harus numpang nginep di kantor polisi," kata Adri saat peluncuran Romuria, di Jakarta, baru-baru ini.
Penggebuk drum Nidji ini tak ingin pengalaman buruk serupa dialami para pelaku seni dan industri showbiz yang lain.
"Intinya, kami menawarkan sistem baru yang memfasilitasi industri showbiz Indonesia menjadi sehat dan berkualitas," ujar founder Romuria ini.
Platform yang dikembangkan oleh PT Versa Technology ini memberi solusi mudah dan sehat kepada pelaku industri seni pertunjukan atau yang biasa disebut showbiz di Tanah Air. Romuria akan mempertemukan para pelaku showbiz, seperti musisi, pesulap, dancer, mc, fotografer, kru produksi, pemilik sound system dengan penyelenggara event, sponsor, event organizer (EO), bahkan penyelenggara acara pribadi.
"Intinya, Romuria menawarkan sistem baru dalam mewujudkan industri bisnis yang berbasis showbiz di Indonesia supaya menjadi lebih sehat dan lebih berkualitas," demikian Adri. [adc]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2qFUk1M
No comments:
Post a Comment