Pages

Sunday, November 18, 2018

Dokumen Kolektif Tak Jelas, Warga Jember Ngamuk

INILAHCOM, Jember - Warga Kabupaten Jember, Jawa Timur melaporkan ratusan dokumen administrasi kependudukan masyarakat yang diurus oleh relawan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat yang tak jelas keberadaannya.

Munculnya amukan relawan yang berujung pada pelaporan ini setelah Pemkab Jember memberikan kesempatan kepada warga yang mau sukarela membantu warga lainnya mengurus administrasi kependudukan secara kolektif.

Para relawan ini bekerja tanpa dibayar dan memungut ongkos. Namun di tengah perjalanan, berkas dokumen yang mereka ajukan tak juga terlayani.

Belakangan diketahui, bahwa keberadaan berkas dokumen yang disetorkan ke Dispenduk tak jelas. Mereka kesulitan melacak, karena tak ada tanda serah terima berkas dengan petugas Dispenduk.

Kepala Seksi Perkawinan, Perceraian, Perubahan Status Anak, dan Pewarganegaraan Dispendukcapil Jember, Amirullah malah mengaku tak mengetahui adanya pengurusan administrasi kependudukan secara kolektif melalui jalur relawan.

"Relawan yang mana? Saya tidak tahu kalau relawan bawa (administrasi)," katanya, Minggu (18/11/2018).

Amirullah justru mempertanyakan balik soal pengurusan kolektif oleh relawan tersebut. Ia mengaku tidak menerima ratusan dokumen yang dimaksud.

"Untuk yang kolektif biasanya melalui (petugas) kecamatan. Kalau yang dari desa, itu dilayani di desa lalu dibawa ke kantor Dispenduk. Program ngantor desa memang ada. Proses pengurusan adminduk di desa setidaknya butuh waktu sepekan untuk selesai," jelasnya. [berita jatim]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2FqmTe8

No comments:

Post a Comment