Pages

Tuesday, November 27, 2018

Jokowi: Indonesia Butuh Pemimpin yang Terbuka

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan untuk menghadapi tantangan perekonomian global, maka seorang pemimpin atau sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan harus memiliki open minded alias terbuka.

"Menurut saya, kiya butuh pemimpin baik di pemerintahan, baik di perusahaan, BUMN, kita butuh pemimpin yang open minded. Terbuka," kata Jokowi di Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Karena, Jokowi mengatakan sekarang merupakan zaman keterbukaan sehingga harus siap dalam menghadapi ketidakterdugaan. Maka, semua pemimpin harus bisa bereaksi cepat terhadap perubahan.

"Ini zaman norma baru, semua berbeda sehingga pemimpin harus siap menghadapi ketidakterdugaan, pemimpin harus bisa bereaksi cepat thdp perubahan, harus goal oriented bukan prosedur oriented dan mampu berkolaborasi," ujarnya.

Karena, Jokowi ingin tahun 2019 harus memiliki pola pikir bagaimana mind set dari konsumtif ke produktif, penguatan kapasitas dalam menghadapi revolusi industri 4.0 dari tingkat kecamatan, kabupaten, kota, provinsi sampai pusat harus ada penguatan kapasitas ini.

"Saya muncul reformist, pembawa perubahan yang kita harapkan. Sistem kerja dan regulasi akan terus disederhanakan dan saya ingin semacam sering saya lihat di youtube, company almost without ruule, sama government almost without rule," jelasnya.

Oleh karena itu, Jokowi menyarankan semua CEO ( Chief Executive Officer) harus melatih pekerja skill agar bisa naik kelas. Sebab, ini penting juga bagi para CEO dalam meningkatkan daya saing.

"Di perusahaan, BUMN, semua harus besar-besaran lakukan pelatihan," tandasnya.[jat]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2E1fKPT

No comments:

Post a Comment